Cadangan Devisa Diperkirakan Turun hingga US$1,8 miliar

Cadangan devisa Bank Indonesia (BI) diperkirakan menurun sekitar US$900 juta - US$1,8 miliar pada Agustus 2018.
Hadijah Alaydrus | 07 September 2018 22:27 WIB
Petugas mengangkut tumpukan uang kertas pada bagian pelayanan perkasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/6). - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA - Cadangan devisa Bank Indonesia (BI) diperkirakan menurun sekitar US$900 juta - US$1,8 miliar pada Agustus 2018.

Tergerusnya cadangan devisa disebabkan oleh upaya BI dalam menstabilkan nilai tukar yang bergejolak pada akhir Agustus.

Hari ini, Jumat (7/9/2018), Bank Indonesia mengumumkan data cadangan devisa per Agustus 2018. Pada Juli 2018, cadangan devisa berada di posisi US$118,3 miliar.

Kepala Ekonom PT Bahana Sekuritas mengungkapkan bahwa Bank Indonesia (BI) pada bulan Agustus memang menurunkan intervensinya di pasar karena fokus dalam mengarahkan rupiah ke kisaran yang dapat membantu memperbaiki defisit transaksi berjalan. 

"Ke depannya, kami meyakini prioritas BI seharusnya terkait dengan bagaimana meningkatkan likuditas dolar di pasar dalam negeri dan mengarahkan rupiah menemukan ke level kestabilan barunya," kata Satria, Jumat (7/9/2018).

Dengan level tersebut, rupiah dapat diperdagangkan di level yang kredibel bagi investor untuk menukar dolarnya. Pada akhir Januari 2018,  posisi cadangan devisa Indonesia akhir Januari 2018 tercatat US$131,9 miliar. 

Dengan demikian, cadangan devisa Indonesia hingga Juli 2018 telah berkurang US$13,6 miliar.

 

Tag : bank indonesia
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top