Dukungan Pembentukkan Aturan Pajak di UE Meningkat

Menteri Keuangan Perancis Bruno Le Maire memberi sinyal bahwa dukungan terhadap rencana Uni Eropa yang ingin mengutip pajak dari perusahaan-perusahaan teknologi besar mulai meningkat.
Dwi Nicken Tari | 09 September 2018 19:21 WIB
Uni Eropa - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Perancis Bruno Le Maire memberi sinyal bahwa dukungan terhadap rencana Uni Eropa yang ingin mengutip pajak dari perusahaan-perusahaan teknologi besar mulai meningkat.

Hal itu pun memberikan momentum untuk tercapainya kesepakatan dalam proposal aturan pajak digital yang akan dikeluarkan UE sebelum akhir tahun ini.

 Le Maire menyarankan agar UE menambah sunset clause atau pasal yang menyebutkan sampai kapan suatu peraturan perundang-undangan berlaku, ke dalam aturannya. Hal itu diperlukan agar aturan pajak pendapatan Komisi Eropa sebelumnya langsung dihapuskan setelah skema pemberian pajak yang lebih global tersebut siap diluncurkan.

 “Banyak negara-negara yang telah mengubah posisi mereka,” kata Le Maire, seperti dikutip Bloomberg, Minggu (9/9).

Le Maire juga mendorong agar mitra Eropanya segera mempercepat pengerjaan aturan pajak tersebut. Pasalnya, dia mengingatkan, Pemilu UE pada Mei kian dekat dan para pemberi suara akan 'menghukum' para pembuat kebijakan UE yang tidak memperlihatkan tindakan untuk menyelamatkan Benua Biru.

Menurut Le Maire, masyarakat Eropa kini menuntut dan tidak mengerti mengapa raksasa teknologi global membayar pajak lebih rendah daripada perusahaan kecil yang berbasis di Tanah Eropa.

 “Di masa kita hidup sekarang ini, yaitu ketika populis bangkit di Eropa, kita perlu memberikan jawaban,” kata Le Maire.

 Oleh karena itu, Prancis mendorong agar UE memperkenalkan sistem pajak pendapatan global untuk perusahaan teknologi besar, seperti Amazon.com Inc. dan Facebook Inc.

 Menteri Keuangan Austria Hartwig Loeger pun menyampaikan bahwa negara-negara UE dapat bekerja sama secara intensif untuk membuat aturan teknikal pajak yang ingin dicapai kesepakatannya pada akhir tahun tersebut.

“Pesan dari diskusi kali ini sangat positif dan salah satu pesan yang optimistis. Sebuah pesan dari optimisme dan diharapkan dapat mencapai keputusan konkrit pada akhir tahun ini,” kata Menteri Ekonomi Spanyol Nadia Calvino

Adapun proposal pajak apa pun di UE harus mendapatkan persetujuan penuh dari seluruh anggota Uni Eropa sebelum dijadikan hukum. Artinya, satu negara yang tidak setuju saja dapat membatalkan proposal tersebut

“Irlandia, dalam pandangan unilateral, masih memiliki kekhawatiran besar terkait upaya Eropa untuk membentuk pajak digital,” kata Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe.

Beberapa negara memang khawatir dengan pajak digital tersebut karena juga dapat memicu naiknya tensi perdagangan trans-Atlantik dengan Amerika Serikat—yang perusahaannya ditargetkan oleh proposal pajak digital tersebut.

Jika itu terjadi, Jerman akan menjadi negara yang paling terpukul karena banyak mengekspor ke AS ketimbang negara-negara lain di Benua Biru.

Tag : uni eropa
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top