6 Fintech P2P Lending Raih Pembiayaan LPDB

Fintech tersebut terpilih melalui  beauty contest dari 28 fintech yang memiliki bisnis model mirip dengan LPDB.
Nindya Aldila | 11 September 2018 13:36 WIB
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyalurkan Rp200 miliar kepada enam peer-to-peer (P2P) lending guna meningkatkan penetrasi pembiayaan kepada pengusaha kecil.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo menilai penyaluran pembiayaan kepada P2P lending menjadi model yang bagus. Dia berharap hal tersebut dapat mendorong semangat LPDB-KUMKM untuk membangun fintech sendiri.

“Otoritas Jasa Keuangan sudah memberikan karpet merah kepada kami untuk bekerja sama dengan fintech. Nantinya semoga LPDB punya lembaga fintech sendiri dan pada 2019 terealisasi,” ujarnya, Senin (10/9/2018).

Keenam P2P lending tersebut di antaranya adalah PT Investree Radhika Jaya (Investree), PT Aman Cermat Cepat (Klik ACC), PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas), PT Lunaria Annua Teknologi (Koinworks), PT Indonusa Bara Sejahtera (Taralite), PT iGrow Resources Indonesia (iGrow).

Keenamnya dipilih melalui serangkaian proses ketat yang harus dijalani fintech sebelum menjadi mitra LPDB. Penyelenggara tersebut terpilih melalui  beauty contest dari 28 fintech yang memiliki bisnis model mirip dengan LPDB.

“Nah, nanti fintech juga akan kami kunci bunganya agar tidak terlalu tinggi. Bunganya harus di bawah 10%,” tuturnya.

Braman meyakini kerja sama dengan fintech itu mendorong penyaluran dana bergulir yang kini realisasinya masih 12% dapat tercapai hingga akhir tahun.  

Hingga saat ini, LPDB-KUMKM telah menyalurkan pembiayaan total senilai Rp8,5 triliun sejak beroperasi pada 2008. Khusus untuk tahun ini, LPDB-KUMKM menargetkan penyaluran mencapai Rp1,2 triliun.

Sekitar 40% dana bergulir disalurkan langsung kepada UMKM dan 60% disalurkan melalui lembaga keuangan.

Tag : fintech
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top