Kim Jong-un Minta Bertemu Lagi dengan Trump

Presiden AS Donald Trump menerima surat dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang meminta diadakan pertemuan tingkat tinggi (KTT) yang kedua.
Dwi Nicken Tari | 11 September 2018 19:21 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump saat bertemu di Pulau Sentosa, Singapura, 12 Juni 2018. - Reutets

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden AS Donald Trump menerima surat dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang meminta diadakan pertemuan tingkat tinggi (KTT) yang kedua.

Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders menyampaikan bahwa Gedung Putih sangat terbuka dengan permintaan dari Kim dan kini tengah mencarikan jadwal untuk KTT tersebut.

“[Surat itu] sangat hangat dan positif. Tujuan utama dari surat tersebut adalah meminta dan menjadwalkan pertemuan dengan presiden [Trump]. Kami sangat terbuka dan sekarang sudah dalam proses koordinasi,” kata Sanders sambil menambahkan bahwa surat tersebut tidak akan dirilis sebelum Kim memberikan izin., seperti dikutip Reuters, Selasa (11/9/2018).

Adapun perkiraan tanggal untuk KTT Trump-Kim selanjutnya tersebut masih belum jelas. 

Di tempat terpisah, delegasi Korea Selatan dan AS yang juga telah mengadakan pertemuan pada Selasa (11/7/2018) untuk mengupayakan perundingan lanjutan antara Pyongyang dan Washington.

Lee Do-hoon, Negosiator Nuklir dari Korsel menyampaikan bahwa dia dan mitra AS-nya, Stephen Biegun, telah berunding untuk mencari cara agar denuklirisasi dan perdamaian di Semenanjung Korea bisa tercapai secepatnya.

“Kami memandang semua ini dengan sangat serius, tanggung jawab ada di tangan kami,” kata Biegun kepada Lee.

Adapun, sejak KTT Trump-Kim di Singapura pada Juni sampai sekarang masih belum ada bukti bahwa Pyongyang telah benar-benar mengambil langkah untuk denuklirisasi.

Sementara itu di Seoul, Korea Selatan, Presiden Korsel Moon Jae-in mendesak agar Trump dan Kim memperlihatkan “tekad yang lebih” di dalam negosiasi denuklirisasi tersebut.

“Saya berharap dengan tulus agar pembicaraan antara AS dan Korea Utara dapat disambung secepatnya,” kata Moon.

Moon, yang menjadi penghubung di dalam KTT Trump dan Kim sebelumnya, mengatakan bahwa dia akan lebih fokus kepada isu nuklir dalam kunjungnnya ke Pyongyang menghadiri KTT ketiga dengan Kim pada pekan depan. 

Adapun kedatangan Moon merupakan kunjungan pemimpin Korsel yang pertama ke Korut sejak 11 tahun terakhir.

Tag : kim jong un, Donald Trump
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top