Pembiayaan Perdagangan BNI Tembus US$30,3 Miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan pembiayaan perdagangan (trade finance) senilai US$30,3 miliar hingga Agustus 2018, atau naik 17,4% secara tahunan.
Novita Sari Simamora | 18 September 2018 16:17 WIB
Ilustrasi Kapal Logistik Nusantara 4 yang melayani tol laut menurunkan kontainer muatannya saat bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/6/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, SINGAPURA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan pembiayaan perdagangan (trade finance) senilai US$30,3 miliar hingga Agustus 2018, atau naik 17,4% secara tahunan.

Direktur Tresuri & Internasional BNI Rico Rizal Budidarmo mengungkapkan, di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, fasilitas pembiayaan perdagangan berpotensi memberikan kontribusi terhadap ekspor. Menurutnya, peningkatan volume ekspor akan memberikan energi tambahan pada cadangan devisa Indonesia.

"Selama Januari-Agustus 2018, BNI mampu membukukan volume trade finance sebesar US$30,3 miliar, tumbuh 17,4% year-on-year," ungkap tulis Rico dalam keterangan resmi, Selasa (18/9/2019).

Di sisi lain, perseroan bakal memperbanyak pelatihan, pendampingan, pengembangan produk, dan pricing strategi kepada nasabah korporasi dan usaha kecil menengah (UKM) untuk meningkatkan potensi ekspor. Selain memperkuat trade finance, emiten bersandi BBNI ini pun bakal memperkuat supply chain financing (SCF).

Rico menambahkan, bergairahnya proyek-proyek infratruktur di dalam negeri telah menjadikan BNI sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam penyediaan layanan pembiayaan khususnya SCF dan surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN) dimana kedua jenis transaksi ini mendominasi pelaku pasar keuangan di dalam negeri. 

Perseroan juga berencana untuk meningkatkan produk layanan yang tak hanya berhubungan denga trade finance, seperti layanan cash management. Kini cash management BNI telah terintegrasi dengan platform digital banking dan kredit korporasi guna menarik lebih banyak nasabah dan mengembangkan pasar.

Tag : bni
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top