Kompetisi 3D Conquest CIMB, Ajang Cari Talenta 'Digital' di Asean

CIMB Group Holdings Berhad menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan menarik tenaga muda terbaik dengan talenta di bidang digital serta tangkas dan berjiwa wirausaha dari kawasan ASEAN.
Ropesta Sitorus | 18 September 2018 20:53 WIB
cimb niaga

Bisnis.com, MEDAN - CIMB Group Holdings Berhad menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan menarik tenaga muda terbaik dengan talenta di bidang digital serta tangkas dan berjiwa wirausaha dari kawasan ASEAN.

Ajang ini terbuka bagi semua mahasiswa dan menerapkan gaya hackathon dengan tiga bidang yang dipertandingkan –Sains Data, TekFin dan Koding– tiga hal yang amat dibutuhkan Group untuk dapat meraih peluang dalam perekonomian berbasis-proyek.

Untuk sains data, tantangan bagi mahasiswa adalah mengembangkan model prediktif dan kerangka segmentasi yang targetnya pendapatan dan laba. Untuk bidang TekFin, mahasiswa diharuskan mengolah lebih jauh solusi perbankan, sedangkan fokus Koding adalah meningkatkan aspek pembayaran melalui perangkat selular.

“Itulah mengapa kompetisi dinamai '3D Conquest', adapun '3D' diambil dari Data, Digital dan Disruption. Selain hadiah tunai lebih dari US$120.000, pemenang regional juga bisa menggali ilmu berharga lewat kunjungan ke Silicon Valley dan kesempatan bergabung dengan CIMB setelah mereka lulus,” kata Dato' Hamidah Naziadin, Group Chief People Officer CIMB Group lewat keterangan tertulis, Selasa (18/9/2018).

Dia mengatakan, kompetisi perdana tingkat ASEAN tersebut merupakan salah satu cara CIMB untuk menghadirkan beragam peluang bagi kaum muda ASEAN pada era Revolusi Industri Keempat.

“Sebagai bank universal terkemuka ASEAN, kami tetap pada komitmen membina individu bertalenta di seluruh kawasan tersebut,” katanya.

Sementara itu, dia mengatakan CIMB Group juga mengedapankan kepentingan nasabah. Tak tertutup peluang bagi nasabah untuk ikut menciptakan produk dan layanan yang sesuai kondisi mereka, dengan perangkat yang ditunjang analitika data dan kecerdasan buatan atau artificial inteligence (AI).

“Inilah alasan mengapa pada fase pertumbuhan Group berikutnya, yang berlandaskan tiga pilar personil (people), nasabah (customers) dan keberlanjutan (sustainability), dan tidak akan lepas dari digital. Melalui kompetisi ini dan berbagai program lain termasuk 3D Academy CIMB serta perangkat pengembangan SDM yang akan menyerap dana senilai RM111 juta untuk membekali staf kami dengan sistem digital, kami yakin CIMB akan diuntungkan jika menata ulang DNA-nya sehingga menjadi organisasi yang menomorsatukan data,” paparnya.

Adapun, tim yang ikut dalam kompetisi CIMB 3D Conquest tersebut akan bersaing di tingkat negara pada November 2018 sebelum maju ke babak final di Kuala Lumpur pada Januari 2019. 

Malaysia Airlines kembali menjadi Maskapai Penerbangan Resmi untuk keempat kalinya sebagai mitra dalam program pengembangan kaum muda yang digelar CIMB. Selain itu, ada juga mitra lainnya dari sektor teknologi seperti Amazon Web Services, Cloudera, Fusionex, Oracle dan SAS Malaysia. CIMB 3D Conquest juga didukung Kementerian Pendidikan Malaysia, Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) dan Big Community.

Tag : perbankan, cimb niaga
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top