UE Akan Bahas Brexit Pekan Ini Tanpa Theresa May

Presiden Uni Eropa Donald Tusk menyampaikan bahwa pemimpin-pemimpin UE akan membicarakan masalah hubungan UE dengan Inggris setelah Brexit di dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Austria pekan ini.
Dwi Nicken Tari | 19 September 2018 21:30 WIB
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Uni Eropa Donald Tusk menyampaikan bahwa pemimpin-pemimpin UE akan membicarakan masalah hubungan UE dengan Inggris setelah Brexit di dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Austria pekan ini.

Adapun UE dan Inggris dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan khusus pada November untuk menyelesaikan masalah Brexit tersebut.

“Kita harus mencapai pandangan yang sama mengenai bentuk keseluruhan dari deklasai politik bersama mengenai masa depan hubungan kita dengan Inggris,” kata Tusk di dalam surat undangan kepada pemimpin-pemimpin UE untuk menghadiri KTT informal pada 19-20 September 2018 di Salzburg, Austria, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (19/9/2018).

Tusk mengingatkan bahwa negosiasi final semakin dekat sehingga pemimpin-pemimpin UE harus memiliki pandangan yang sama.

Kendati pendapat seluruh pemimpin UE sudah kurang lebih sama, namun tetap saja masih ada yang perlu diluruskan. Adapun UE berharap agar berkas Brexit dari UE dapat disepakati lewat deklarasi  politik pada Oktober.

Namun, menurut sumber yang mengerti jalannya diskusi, sejauh ini masih ada perdebatan mengenai perincian deklarasi politik untuk hubungan Inggris-UE di masa depan.

Sementara itu, pejabat Perancis menyampaikan bahwa deklarasi hubungan tersebut harus memiliki bingkai waktu yang jelas mengenai hubungan ekonomi dan keamanan, sehingga tidak ada ambiguitas di dalam hubungan Inggris-UE.

Adapun KTT di Salzburg akan dimulai dengan makan malam di mana PM Inggris Theresa May akan memberikan perspektif Inggris terhadap pembicaraan Brexit nantinya.

Selanjutnya, ke-27 pemimpin UE lainnya akan mengadakan pertemuan pada makan siang keesokan harinya tanpa May untuk membicarakan Brexit.

Tag : uni eropa, Brexit
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top