Mandiri Gandeng Himperra Dan Perpesma Untuk Salurkan KPR FLPP Untuk Rumah Bersubsidi

Jakarta, 26 September 2018 - Bank Mandiri sepakat bekerjasama dengan Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan (HIMPERRA) dan Perkumpulan Pengembang Sukses Bersama (PERPESMA) dalam pembangunan dan pemasaran rumah sederhana bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
MediaDigital | 27 September 2018 16:25 WIB
(kika) SVP SME Banking Bank Mandiri Anton Herdianto, EVP Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo, Ketua Umum HIMPERRA Endang Kawidjaja, Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang, Ketua Umum PERPESMA Joe Rizal Poerwanto dan SVP Bank Mandiri Wiweko Probojakti sedang menyatukan tangan usai penandatanganan perjanjian kerjasama di Jakarta, Rabu (26 - 9).

Jakarta, 26 September 2018 - Bank Mandiri sepakat bekerjasama dengan Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan (HIMPERRA) dan Perkumpulan Pengembang Sukses Bersama (PERPESMA) dalam pembangunan dan pemasaran rumah sederhana bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri akan menyediakan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) bagi masyarakat serta fasilitas kredit konstruksi perumahan bagi pengembang anggota HIMPERRA dan PERPESMA. Sedangkan anggota HIMPERRA dan PERPESMA akan menyediakan lahan dan melaksanakan pembangunan perumahan bersubsidi bagi masyarakat. 

Saat ini tercatat terdapat lebih kurang 1.600 pengembang di seluruh Indonesia yang tergabung dalam kedua asosiasi tersebut.

Adapun Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama tersebut ditandatangani Executive Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susetyo Wijoyo, Ketua Umum HIMPERRA Endang Kawidjaja, Ketua Umum PERPESMA Joe Rizal Poerwanto, 5 perwakilan Pengembang Perumahan FLPP serta disaksikan Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang di Jakarta, Rabu (26/9).

Menurut Donsuwan, kerjasama tersebut adalah bentuk dukungan perseroan kepada program pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan rumah dan menekan rasio backlog rumah secara nasional melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebutkan, backlog perumahan secara nasional pada tahun 2015 mencapai 7,6 juta unit rumah dan diharapkan dapat diturunkan menjadi 5,4 juta unit rumah pada tahun 2019. Untuk itu diperlukan dukungan dan kerjasama penuh antara perbankan dan pelaku usaha pengembang perumahan.

Untuk membantu pemasaran rumah sederhana yang dibangun nantinya, Donsuwan melanjutkan, pihaknya berencana merekomendasikan rumah-rumah tersebut kepada nasabah perseroan yang potensial.

“Saat ini kami terus mengembangkan kerjasama dengan pengembang-pengembang yang telah terdaftar pada asosiasi, baik melalui program promo yang menarik maupun perbaikan proses persetujuan aplikasi sehingga persetujuan KPR dapat lebih cepat,” katanya.

Saat ini, jelas Donsuwan, fasilitas KPR FLPP yang telah disalurkan Bank Mandiri hingga pada periode Januari - Agutus 2018 mencapai sebesar Rp45,5 M. Dalam rangka mendorong penyaluran KPR bersubsidi dan mendukung program FLPP, Bank Mandiri akan semakin ekspansif dalam pengembangan kerjasama dengan asosiasi dan pengembang perumahan sebagai wujud semangat Bank Mandiri untuk memakmurkan negeri.

Tag : bank mandiri
Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top