BPK Temukan Pengelolaan Subsidi Kurang Optimal

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan pengendalian atas pengelolaan program subsidi kurang memadai.
Edi Suwiknyo | 02 Oktober 2018 14:24 WIB
Pupuk bersubsidi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan pengendalian atas pengelolaan program subsidi kurang memadai.

Dikutip dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) 1/2018, lembaga auditor negara tersebut menyebutkan pengalokasian anggaran subsidi melampaui pagu anggaran yang ditetapkan Undang-Undang (UU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan tidak dapat berfungsi sebagai alat kendali belanja dan penyaluran subsidi.

Akibatnya, terdapat potensi realisasi belanja subsidi membebani kapasitas fiskal pemerintah pada tahun anggaran berikutnya dan
pertanggungjawaban pemerintah atas ketepatan sasaran penggunaan anggaran belanja subsidi tidak jelas.

Terkait dengan temuan tersebut, lembaga auditor negara telah mencatat jawaban dari Kementerian Keuangan. Dalam jawabannya, pemerintah mengaku selalu berupaya mengendalikan realisasi anggaran belanja subsidi dalam APBN, dengan melakukan langkah-langkah pengendalian
di antaranya melalui koordinasi dalam menentukan parameter subsidi dan pemutakhiran data masyarakat penerima subsidi sehingga lebih tepat sasaran.

Adapun BPK telah merekomendasikan kepada pemerintah supaya menetapkan kebijakan teknis terkait dengan evaluasi atas realisasi belanja subsidi yang melampaui pagu anggaran sebagai dasar kelayakan pembayaran subsidi.

Tag : subsidi
Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top