IMF-World Bank Annual Meeting: Garuda Indonesia Siapkan 56.000 Kursi

Garuda Indonesia menyediakan 56.000 kursi untuk periode arus datang dan arus balik penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WBG 2018 yang berlangsung pada 6 Oktober 2018—18 Oktober 2018.
M. Nurhadi Pratomo | 07 Oktober 2018 19:51 WIB
Sejumlah pesawat terparkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (20/3/2018). - ANTARA/Wira Suryantala

Bisnis.com, BADUNG — Garuda Indonesia menyediakan 56.000 kursi untuk periode arus datang dan arus balik penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WBG 2018 yang berlangsung pada 6 Oktober 2018—18 Oktober 2018.

Direktur Service Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe mengatakan pihaknya menyediakan sejumlah layanan khusus selama penyelanggaraan Annual Meeting IMF-WBG 2018.Pertama, emiten berkode saham GIAA itu memberikan layanan special check in counter. 

Kedua, GIAA membuka booth di Nusa Dua Beach Hotel, Kabupaten Badung, untuk CityCheck In. Perseroan membuat buku saku untuk delegasi yang berisi paket wisata dan jaringan GIAA.

Selain itu, Nicodemus menyebut memindahkan rute pesawat Kuala Lumpur—Jakarta menjadi Kuala Lumpur—Jakarta—Denpasar. Kemudian, GIAA juga memindahkan rute Bangkok—Jakarta menjadi Bangkok—Denpasar—Jakarta.

“Pesawat Singapura—Denpasar kami ganti dengan wide body. Secara umum, menyediakan 56.000 kursi untuk 6 Oktober 2018—11 Oktober 2018 arus datang dan 14 Oktober 2018—18 Oktober 2018 arus balik,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (7/10/2018).

Untuk layanan sebelum penerbangan di Denpasar, dia mengatakan perseroan menyiapkan help desk di tempat registrasi Nusa Dua Beach Hotel bagi peserta yang ingin  melakukan perubahan reservasi tiket. GIAA juga menyediakan layanan informasi paket wisata apabila ada peserta yang ingin pergi ke destinasi beyond Denpasar.

Dari sisi layanan transit, Nicodemus menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan jalur khusus bagi delegasi IMF. Kemudian, transit handling oleh airport manager bagi peserta yang menggunakan maskapai mitra yang tergabung dalam SkyTeam Airline Alliance.

 

Tag : annual meetings IMF-World Bank
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top