Ini Tanggapan Sri Mulyani & Melinda Gates Terhadap IPM Dunia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menekankan pentingnya kapasitas SDM dalam menghadapi perkembangan teknologi ke depan. Hal itu disampaikan dalam pemaparannya dalam Human Capital Summit, Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018, Kamis, (11/10/2018).
Rinaldi Mohammad Azka | 11 Oktober 2018 15:59 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri), disaksikan istri pendiri Microsoft Melinda Gates menjadi panelis pada sesi Pathways to Prosperity dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018). - ANTARA/Anis Efizudin

Bisnis.com, NUSADUA - Nada positif terus dikeluarkan dengan munculnya indeks pembangunan manusia baru oleh Bank Dunia. Arahnya menuju perbaikan kualitas kehidupan di masa mendatang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menekankan pentingnya kapasitas SDM dalam menghadapi perkembangan teknologi ke depan. Hal itu disampaikan dalam pemaparannya dalam Human Capital Summit, Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018, Kamis, (11/10/2018).

Menurutnya, penting untuk memperhatikan dua hal yakni kesehatan dan pendidikan. "Modal manusia penting, distribusinya belum merata, kualitasnya menjadi kunci pengentasan kemiskinan dan ketidakmerataan," jelasnya, Kamis (11/10/2018).

Sri Mulyani mencontohkan masih terdapat jutaan anak yang tidak dapat membaca hal-hal mudah di seluruh dunia. Dengan demikian, pendidikan dasar menjadi sangat penting.

Sementara itu, Co Founder Gates Foundation, Melinda Gates menuturkan dirinya optimistis dengan peluncuran indeks pembangunan manusia baru dari Bank Dunia dapat menimbulkan pembicaraan lebih lanjut.

"Saya optimistis kita dapat melanjutkan diskusi ini menjadi langkah-langkah kongkret ke depan," tuturnya.

Tag : annual meetings IMF-World Bank
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top