G20: Ketegangan Perdagangan antar Anggota Diselesaikan Lewat Diskusi

Negara-negara G20 menekankan ketegangan perdagangan yang terjadi di antara para anggota sebaiknya diselesaikan melalui jalan diskusi.
M. Nurhadi Pratomo | 12 Oktober 2018 13:58 WIB
Menteri Keuangan Argentina Nicols Dujovne memberikan paparan dalam press briefing Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018, di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo

Bisnis.com, NUSA DUA -- Negara-negara G20 menekankan ketegangan perdagangan yang terjadi di antara para anggota sebaiknya diselesaikan melalui jalan diskusi.
 
“Ketegangan tersebut harus diselesaikan negara anggota dengan memainkan peran diskusi. Perbedaan yang masih ada harus diselesaikan antara negara yang terlibat,” ujar Menteri Keuangan Argentina Nicolás Dujovne dalam press briefing Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018, di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018).
 
Nicolas menjelaskan G20 menyediakan mekanisme untuk mencapai tujuan konsensus. Sebulan lalu, telah dilakukan pertemuan di Argentina dan hasilnya diklaim sangat baik.
 
“Para menteri sepakat menegaskan pentingnya perdagangan dan bekerja sama untuk membuka pasar dan mengerjakan sistem perdagangan internasional,” paparnya.

Pada pertengahan September 2018, digelar G20 Trade and Investment Ministerial Meeting di Mar del Plata, Argentina. Isu utama yang dibahas dalam pertemuan itu memang bagaimana mencapai sistem perdagangan yang lebih inklusif dan berkontribusi positif terhadap perkembangan yang berkelanjutan dan adil bagi negara-negara di seluruh dunia. 

Ketegangan dalam perdagangan internasional terjadi setelah AS menyampaikan akan menerapkan kenaikan tarif impor atas produk baja dan aluminium pada awal 2018. Hal ini dibalas dengan kebijakan serupa oleh China, dan aksi saling balas antara kedua negara pun berlanjut.

Adapun anggota G20 adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, AS, dan Uni Eropa.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top