PEMILU KONGRES AS: Sesuai Ekspektasi, Pasar Saham Bergerak Positif Moderat

 Hasil sementara Pemilu Paruh Waktu AS yang sesuai dengan ekspektasi pasar menyebabkan pergerakan pasar saham menguat tetapi tidak terlalu signifikan.
Dwi Nicken Tari | 07 November 2018 19:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil sementara Pemilu Paruh Waktu AS yang sesuai dengan ekspektasi pasar menyebabkan pergerakan pasar saham menguat tetapi tidak terlalu signifikan.

“Ini adalah skenario dasar kami. Sejauh perhatian pasar, ini sebenarnya hasil yang layak,” kata Ben Philips, Chief Investment Officer di EventShares yang mengelola U.S.Policy Alpha ETF, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (7/11).

Berdasarkan perhitungan cepat dari The Associated Press pada Rabu (7/11/2018) pukul 16.09 WIB, Partai Demokrat berhasil mengamankan posisi di DPR sebanyak 219 kursi, sementara Partai Republik mengambil kendali mayoritas senat sebanyak 51 kursi.

Adapun, pelaku pasar yang bullish sementara ini dapat merayakan gridlock dari hasil Pileg ASatau setidaknya akan memberikan pergerakan positif yang moderat di dalam siklus pasar keuangan baru-baru ini.

Sementara itu, perekonomian AS juga masih utuh  dan diperkirakan hasil dari Pemilu Paruh Waktu AS tidak akan mengubah “hadiah besar” dari Trump terhadap perekonomian, yaitu manfaat dari pemangkasan pajak yang membuat 2018 menjadi salah satu tahun terbaik untuk pencetakan laba.

“Saya tahu ini mungkin sedikit mengecewakan dari sisi pemberitaan, tapi sebagian besar dari sisi investasi senang melihat politik yang membosankan dan terprediksi seperti tahun ini,” kata Max Gokhman, Head of Asset Allocation di Pacific Life Fund Advisors.

Namun demikian, hal itu tetap tidak dapat meyakinkan pasar keuangan mengenai seberapa lama ketenangan dalam pasar dapat bertahan, mengingat pada bulan lalu volatilitas pasar sangat kuat.

Kendati pemilu politik yang membawa ketidakpastian telah usai, para pelaku pasar bullish yang mencermati harga saham yang dipengaruhi oleh sentimen selain politik masih harap-harap cemas.

“Isu ini, untungnya, telah terlewati. Tapi, isu lain masih banyak di luar sana,” kata Donald Selkin, Chief Market Strategist di Newbridge Securities.

Adapun indeks S&P 500 bergerak naik 0,63% pada penutupan perdagangan Selasa (6/11) sedangkan indeks dolar AS melemah 0,63%. Sementara itu, aset berjangka AS dan Tresuri AS naik karena investor menghitung kembali dampak dari Pemilu Paruh Waktu AS dan stok Eropa reli. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi as, bursa as, Donald Trump

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top