Ekonomi 2019 Diperkirakan Tumbuh Konservatif

Bank Indonesia menetapkan target konservatif terhadap pertumbuhan Indonesia pada tahun depan, yakni 5,1%-5,2%.
Hadijah Alaydrus | 16 November 2018 17:19 WIB
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara menyampaikan keterangan pers, di Jakarta, Selasa (23/10/2018). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA -- Bank Indonesia menetapkan target konservatif terhadap pertumbuhan Indonesia pada tahun depan, yakni 5,1%-5,2%.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan target konservatif ini didasari oleh pergerakan suku bunga AS yang masih akan meningkat pada tahun depan. Sementara itu, perang dagang juga masih belum jelas apakah akan selesai pada tahun depan atau tidak karena semua tergantung kepada Presiden AS Donald Trump.

"Jadi, kalau kita lihat outlook 2019 itu sekitar 5,1%-5,2%, mungkin BI ambil yang konservatif," ujarnya dalam paparan "Outlook 2019" Ikatan Alumni (ILUNI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Jumat (16/11/2018).

Sementara itu, bank sentral Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan pada 2018 berada di level 5,1%.

Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan permintaan domestik, antara lain tingginya pertumbuhan investasi yang berkaitan dengan proyek infrastruktur pemerintah, baik investasi bangunan maupun investasi non bangunan.

Proyeksi BI lebih rendah dari target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah yang sebesar 5,2% untuk tahun ini.

Tag : bank indonesia, Pertumbuhan Ekonomi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top