KABAR GLOBAL: Menanti Sinyal The Fed & Trump-Xi, Inggris Tunggu Keputusan WTO

Berita terkait sejumlah agenda yang ditunggu pasar global serta keanggotaan GPA menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Selasa (27/11/2018).
Renat Sofie Andriani | 27 November 2018 09:13 WIB
Presiden China Xi Jinping (kanan) berinteraksi dengan Presiden AS Donald Trump didampingi Melania Trump. (Reuters)

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait sejumlah agenda yang ditunggu pasar global serta keanggotaan GPA menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Selasa (27/11/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Menanti Sinyal The Fed dan Trump-Xi. Pekan ini, sinyal dari Bank Sentral AS (Federal Reserve) mengenai laju pengetatan moneter dan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akan menyita perhatian pasar global. (Bisnis Indonesia)

Inggris Tunggu Keputusan WTO. Pebisnis Inggris terancam tidak dapat mengakses pasar procurement publik yang tergabung dalam Government Procurement Agreement (GPA) jika Organisasi Dagang Internasional (WTO) pekan ini menolak pengajuan pendaftaran keanggotaan dari Inggris. (Bisnis Indonesia)

Logitech Batal Akuisisi Plantronics. Logitech International SA, produsen aksesori peranti komputer asal Swiss, mengakhiri negosiasi untuk mengakuisisi Plantronics, vendor perangkat pelantang telinga bluetooth dan aksesori gim asal Amerika Serikat. (Bisnis.com)

Uni Eropa Sudah Sepakat Brexit. Rencana Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa yang populer disebut British Exit (Brexit) tinggal selangkah lagi. Para pemimpin Eropa telah mencapai kesepakatan dengan Inggris mengenai Brexit, termasuk tentang hubungan masa depan UE dengan Inggris. (Kontan)

Italia Mulai Terbuka untuk Pangkas Target Defisit. Pemerintah populis Italia mulai terbuka untuk memangkas target defisit dalam draf rancangan anggaran 2019. Sinyal ini langsung mendorong bursa saham Milan menguat serta menumbuhkan harapan bahwa pemerintah Italia dapat mengurangi ketegangan dengan Uni Eropa (UE). (Investor Daily)

Tag : Kebijakan The Fed, Donald Trump
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top