Pemerintah Tegaskan Kondisi Makroekonomi Indonesia Aman Terkendali

Bisnis.com, JAKARTA -- Menjelang berakhirnya tahun keempat pemerintahan Kabinet Kerja, Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa kondisi makroekonomi Indonesia masih aman terkendali di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Puput Ady Sukarno | 03 Desember 2018 17:20 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan pidato pembuka saat menghadiri pembukaan Indonesia Investment Forum 2018 di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10/2018). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA -- Menjelang berakhirnya tahun keempat pemerintahan Kabinet Kerja, Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa kondisi makroekonomi Indonesia masih aman terkendali di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menurutnya, capaian tersebut tergambar dalam sejumlah indikator makro ekonomi yang mampu bertahan pada level aman, yang diikuti juga oleh perbaikan indikator sosial.

"Di tengah gejolak dan tekanan ekonomi dunia 2018, bisa ditandai dengan jelas bahwa ekonomi Indonesia mampu bertahan dengan baik. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III mencapai 5,17% dengan tingkat inflasi yang cukup baik pada kisaran 3%,” ujarnya disela acara CEO Networking 2018, di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (3/11/2018).

Di hadapan Presiden Joko Widodo dan sejumlah audiens para CEO perusahaan besar dan go public lainnya yang hadir, Darmin menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III yang sebesar 5,17% (yoy) tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal III/2017 yang hanya 5,06%.

Kemudian, hal tersebut diimbangi dengan tingkat inflasi yang berhasil dijaga sepanjang 3 tahun terakhir, masing-masing pada level 3,35% (2015), 3,02%(2016), dan 3,61% (2017). "Bahkan, inflasi ini masih tetap terjaga hingga Oktober 2018 pada level 3,16%," ujarnya.

Selain itu, lanjut Darmin, apabila melihat data sosial ekonomi, seperti tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, dan indeks ketimpangan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), secara konsisten juga membaik.

Pada Maret 2018, tingkat kemiskinan 9,82% mencatat rekor sebagai yang terendah sejak 1970. Tingkat ketimpangan pun turun hingga 0,389, terendah dalam 6 tahun terakhir. Tidak hanya itu, tingkat pengangguran juga turun ke level 5,34% pada Agustus 2018.

Adapun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga konsisten meningkat dalam 5 tahun terakhir, kini pada angka 70,81 per 2017. Angka ini menunjukkan bahwa pemerintah berhasil menempatkan Indonesia dengan status pembangunan manusia “tinggi”.

Tag : ekonomi
Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top