Tahun Politik Dapat Pengaruhi Kinerja Pembiayaan 2019

"Rencana 24 kali lelang bukan jadwal yang sedikit. Kemungkinan realisasi akan lebih banyak setelah pilpres usai, karena menunggu kepastian sambil berharap yield lebih kompetitif karena sentimen positif kesuksesan pilpres," ungkapnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (2/12/2018).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 04 Desember 2018  |  23:31 WIB
Tahun Politik Dapat Pengaruhi Kinerja Pembiayaan 2019
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Tahun politik dinilai akan pengaruhi kinerja pembiayaan pada 2019. Pemerintah diprediksi akan menahan penerbitan surat berharga negara (SBN) sebelum pemilihan umum (pemilu) berlangsung.

Wakil Direktur Eksekutif Indef, Eko Listiyanto menilai strategi pembiayaan pemerintah akan lebih jelas jika ada jadwal perkiraan waktu untuk mencari pembiayaan lewat surat utang negara (SUN).

Menurutnya, tanpa jadwal yang jelas, waktu penerbitan akan menjadi lebih fleksibel seiring bergulirnya tahun politik.

"Rencana 24 kali lelang bukan jadwal yang sedikit. Kemungkinan realisasi akan lebih banyak setelah pilpres usai, karena menunggu kepastian sambil berharap yield lebih kompetitif karena sentimen positif kesuksesan pilpres," ungkapnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (2/12/2018).

Menurutnya penerbitan SUN sudah pasti akan terpengaruh tahun politik. Pasalnya, elektabilitas dapat tergerus jika surat utang diterbitkan secara cepat di awal tahun.

"Sepertinya lelang surat utang tidak akan tancap gas di awal tahun, karena elektabilitas bisa tergerus jika menggeber utang di awal tahun," ujarnya.

Pemerintah rencananya akan menerbitkan lelang SUN dan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) masing-masing diadakan sebanyak 24 kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup