5 Berita Finansial Populer, Pemerintah Cairkan Rp5,2 Triliun untuk BPJS, Italia Bisa Resesi 5 Tahun Lagi

Korporasi andalkan kredit bank saat penggalangan dana korporasi di lantai bursa melambat, menjadi berita kanal Finansial Bisnis.com terpopuler pagi ini Kamis (6/12/2018).
Ahmad Rifai | 06 Desember 2018 11:18 WIB
SAP korporasi penyedia peranti lunak multinasional berbasis di Walldorf, Jerman. - Reuters

1. Korporasi Andalkan Kredit Bank ketimbang Rilis Obligasi & IPO

Saat penggalangan dana korporasi di lantai bursa melambat, penyaluran kredit perbankan terus melaju jelang tutup tahun. Bahkan, pertumbuhan kredit perbankan diyakini menembus 14% pada tahun ini, atau tertinggi dalam 3 tahun terakhir.

Pertumbuhan kredit korporasi menjadi topik headline koran cetak Bisnis Indonesia edisi Rabu (5/12/2018).

Berikut ini laporannya.

2. Bank Sinarmas Siap Rilis Uang Elektronik

PT Bank Sinarmas Tbk. menargetkan dapat meluncurkan layanan uang elektronik atau e-money pada tahun depan.

Rencana tersebut diharapkan membantu perseroan untuk memperluas basis nasabah dan meningkatkan transaksi.

Begini penjelasan Direktur Bank Sinarmas Miko Andjidjaja, selengkapnya baca di sini.

3. MNC Leasing Kantongi Rp850 Miliar

PT MNC Guna Usaha atau MNC Leasing mengantongi total penyaluran pembiayaan sebesar Rp850 miliar sampai dengan Oktober 2018.

Direktur Utama MNC Leasing Paulus Cholot Janala mengatakan, angka tersebut meningkat 43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai akhir tahun, perseroan membidik total penyaluran sebesar Rp1 triliun.

Selengkapnya baca di sini.

4. Italia Diperkirakan Resesi dalam Lima Tahun

Pemerintahan populis Italia kini menghadapi tantangan baru, yaitu risiko Negeri Pisa bakal mengalami resesi pertamanya dalam lima tahun.

Setelah ekonomi Italia melemah secara tidak terduga pada kuartal III/2018, turun menjadi 0,7% secara tahunan, beberapa survei menunjukkan bahwa pelemahan itu akan berlanjut pada kuartal ini.

Selengkapnya baca di sini.

5. Dana Talangan BPJS Kesehatan: Menkeu Sri Mulyani Sebut Pemerintah Sudah Cairkan Rp5,2 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan telah mencairkan dana talangan tahap kedua untuk BPJS Kesehatan sebesar Rp3 triliun, dan sisanya sekitar Rp2,2 triliun akan disetorkan dalam beberapa minggu ke depan.

Pemberian dana talangan ini sangat dinantikan oleh BPJS Kesehatan untuk membayar klaim rumah sakit. Bantuan ini merupakan yang kedua setelah suntikan tahap I senilai Rp4,9 triliun pada September 2018.

Baca selengkapnya di sini.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top