Akhir Tahun, Sektor Konsumsi Kembali Menggeliat

Jelang Natal dan Tahun Baru, survei konsumen Bank Indonesia pada November 2018 mengindikasikan adanya optimisme konsumen yang menguat.
Hadijah Alaydrus | 06 Desember 2018 23:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Jelang Natal dan Tahun Baru, survei konsumen Bank Indonesia pada November 2018 mengindikasikan adanya optimisme konsumen yang menguat.

Kondisi ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2018 sebesar 122,7, meningkat dari 119,2 pada bulan sebelumnya.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman menuturkan peningkatan keyakinan konsumen ditopang perbaikan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan. 

"Persepsi konsumen yang membaik tersebut dipengaruhi oleh persepsi terhadap perbaikan ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan yang diterima," papar Agusman, Kamis (6/12). 

Dalam survei BI, konsumen memperkirakan perbaikan ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan tersebut akan terus berlanjut, sehingga mendukung penguatan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) meningkat 2,9 poin menjadi 109,1 dan Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) juga naik 4,2 poin menjadi 136,4. 

Lebih lanjut, IKK pada November 2018 menunjukkan peningkatan pengeluaran pada seluruh kelompok konsumen. Keyakinan konsumen untuk melakukan pembelian barang tahan lama, seperti telepon selular, komputer, dan televisi, meningkat pada November menjadi 112 dari 110,9.

Peningkatan minat pembelian barang tahan lama ini tampak pada kelompok pengeluaran Rp1juta -Rp juta dan Rp4,1 juta-Rp5 juta per bulan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
konsumsi

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top