Bank Mandiri Siapkan Pemetaan Jaringan di Kawasan Wisata Unggulan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. berupaya menggenjot penyaluran kredit ke sektor pariwisata sebagai salah satu target ekspansi bisnis pada tahun ini.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 21 Januari 2019  |  22:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. berupaya menggenjot penyaluran kredit ke sektor pariwisata sebagai salah satu target ekspansi bisnis pada tahun ini. 

Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Zedo Faly menuturkan bahwa perseroan telah melakukan pemetaan jaringan yang berada di  Kawasan Strategis Pariwisata (KSPN) sekaligus menjalin komunikasi ke berbagai pihak terkait. 

“Sebelum pemerintah memperkenalkan KUR Pariwisata di akhir 2018, Bank Mandiri sudah memiliki portofolio kredit ke sektor pariwisata,” ujarnya, Senin (21/1/2019). 

Hingga kuartal III/2018, bank pelat merah tersebut telah menyalurkan kredit pariwisata kepada  2.271 debitur senilai Rp163,4 miliar di 10 Destinasi Wisata Prioritas (DPP) yaitu Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulaua Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo, dan Mandalika. 

Secara total, Zedo mengutarakan perseroan telah menyalurkan kredit pariwisata sejumlah Rp523,5 miliar kepada 7.240 debitur yang terebar di 88 KSPN Nasional hingga kuartal III/2018. 

Dalam kesempatan sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan otoritas akan fokus mendukung upaya pemerintah untuk mengakselerasi perkonomian nasional. Maka dari itu, lanjutnya, otoritas akan meningkatkan kontribusi pembiayaan pada sektor prioritas, salah satunya adalah ke sektor pariwisata. 

OJK akan mendorong prioritisasi program Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisarta dengan cara pengembangan ekosistem, asuransi, dan penyaluran pembiayaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mandiri

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top