FINTECH: Tokomodal Bantu Genjot Pendapatan 2.600 Usaha Kelontong di Jawa Barat

Tokomodal membantu usaha toko kelontong binaan Alfamikro atau yang disebut Outlet Binaan Alfa (OBA) dalam mengembangkan usahanya.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 11 Februari 2019  |  20:32 WIB
FINTECH: Tokomodal Bantu Genjot Pendapatan 2.600 Usaha Kelontong di Jawa Barat
Co-Founder Tokomodal Chris Antonius (kanan) bersama anggota Outlet Binaan Alfamart (OBA). - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG – PT Toko Modal Mitra Usaha, penyedia layanan jasa pinjam-meminjam uang langsung berbasis teknologi atau fintech lending dengan brand Tokomodal, membantu usaha toko kelontong binaan Alfamikro atau yang disebut Outlet Binaan Alfa (OBA) dalam mengembangkan usahanya.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2018, sampai dengan Januari 2019 sudah lebih dari 8.300 OBA yang tersebar di lebih dari 50 kota dan 22 provinsi telah memanfaatkan aplikasi ini. Setidaknya 2.600 di antaranya merupakan OBA yang berada di Jawa Barat.

Dengan memanfaatkan aplikasi ini, kemampuan belanja OBA pun meningkat, yang secara langsung berpengaruh pada peningkatan pendapatan mereka. Seperti halnya salah satu toko kelontong milik Lusy Hadisyah yang berlokasi di Kota Bandung.

Sebelum memanfaatkan Tokomodal, dirinya belanja seminggu sekali senilai Rp200.000-Rp300.000 tiap kali transaksi. Setelah menggunakan aplikasi Tokomodal, Lusy mengaku mampu menaikkan jumlah dan nilai transaksi menjadi seminggu tiga kali dengan nilai tiap transaksi hingga Rp1 juta.

Co-Founder Tokomodal Chris Antonius mengatakan Tokomodal didirikan bertujuan untuk membangkitkan dan meningkatkan daya saing usaha mikro dengan pinjaman yang mudah dan aman.

“Kami ingin membantu OBA untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak dan stok yang banyak juga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/2/2019).

Saat ini, banyak OBA yang sulit mengembangkan usahanya karena modalnya terbatas. Kehadiran Tokomodal ini untuk membantu masalah tersebut. OBA bisa menggunakan fasilitas fintech Tokomodal untuk mendapatkan pendanaan yang mudah, cepat, dan aman.

Tokomodal menargetkan tahun ini bisa meningkatkan jumlah pembiayaan kepada usaha kecil. Salah satu caranya dengan memberikan bunga 0%.

Menurut Chris, bunga yang diberikan juga sangat ringan. Selama 7 hari bunganya masih 0 % (selama masa promosi). Saat ini, rata-rata OBA yang menggunakan fasilitas pembiayaan Tokomodal bisa mengembalikan pinjamannya tidak sampai 7 hari.

Bahkan, ada yang bisa mengembalikan dalam 2 hari. OBA yang ingin membayar juga cukup mudah, tinggal datang ke Alfamart atau dititipkan ke Member Relation Officer (MRO) Alfamikro.

Sementara itu, Direktur Utama Tokomodal Muhamad Aidil Fathany mengatakan program ini sangat mempermudah pemilik warung yang ingin memiliki pinjaman modal untuk pengembangan usaha.

Sebelum ini, proses transaksi di Alfamikro bersifat cash on delivery (COD). Tapi sekarang pemilik warung tinggal pilih barang di aplikasi, lalu memilih pembayaran melalui Tokomodal dan selanjutnya barang dikirim tanpa ongkos kirim dengan estimasi same-day service.

Melalui proses yang bisa dilakukan langsung melalui online, Tokomodal memiliki akses yang lebih cepat. OBA tidak perlu menunggu lamanya proses pengajuan secara konvensional.

Pengisian aplikasi dilakukan sepenuhnya melalui online dengan desain teknologi yang sangat memahami perilaku para penggunanya. Dengan teknologi big data, penggunaan algoritma, dan proses online, keputusan kredit bisa diambil dalam rentang waktu sangat cepat.

Tingginya animo dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Tokomodal, terbukti sejak Agustus 2018 sampai dengan Januari 2019 jumlah pembiayaan yang sudah disalurkan oleh perusahaan telah lebih dari Rp134 miliar. Untuk wilayah Jawa Barat sendiri telah tersalurkan lebih dari Rp52 miliar.

Untuk nilai kredit macetnya (non-performing loan/NPL) sampai saat ini 0%. Sebab, OBA yang bergabung dengan Tokomodal merupakan binaan Alfamikro, yang rekam jejaknya (track record) terjamin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fintech

Editor : Herdiyan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top