Mirza Adityaswara : BI Masih Akan Hawkish

Bank sentral akhirnya mengakui arah kebijakan yang dipaparkan di dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia masih akan hawkish atau agresif seperti sebelumnya. 
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  08:05 WIB
Mirza Adityaswara : BI Masih Akan Hawkish
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara. - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA -- Bank sentral akhirnya mengakui arah kebijakan yang dipaparkan di dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia masih akan hawkish atau agresif seperti sebelumnya. 

Deputi Gubernur Senior Mirza Adityaswara mengungkapkan kondisi moneter saat ini sudah jauh lebih baik seiring dengan kenaikan suku bunga bank sentral AS yang hampir mendekati titik akhir. 

"Mungkin belum stop, mungkin ada kenaikan satu kali lagi. Tapi sekarang orang mengatakan ada kemungkinan the Fed tahun depan bunganya turun," papar Mirza dalam acara di Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis Perbanas ke-50, Rabu (27/2/2019). 

Faktor ini akan membuat stabilitas di emerging market termasuk Indonesia secara moneter lebih baik seiring dengan arus modal asing yang kembali masuk. Dengan demikian, target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan kesejahteraan masyarakat akan lebih bisa mudah dicapai pada 2019 karena kondisi moneternya lebih baik.

"Bahkan BI katanya, RDG yang minggu lalu kalimat-kalimatnya sudah tidak terlalu hakwish. Tapi menurut saya masih akan hawkish," tegas Mirza. 

Pasalnya, BI masih tetap menempatkan pengendalian ekspor dan impor barang dan jasa sebagai prioritas, yaitu mengendalikan defisit. Defisit di dalam neraca perdagangan merupakan defisit valuta asing. Ini akan berpengaruh pada stabilitas kurs. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, Kebijakan The Fed

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top