Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Mega Segera Luncurkan QR Code

Bank Mega berencana meluncurkan produk dompet elektronik yang menggunakan teknologi kode respons cepat atau quick response (QR) code pada kuartal II/2019.
President Director & CEO PT Trans Retail Indonesia Shafie Shamsuddin (tengah) dan Direktur Consumer Banking Bank Mega Diza Larentie (tengah) mempraktikan teknologi nirkabel Transmart Mega Card secara simbolis didampingi oleh Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman di Jakarta, Kamis (14/3/2019)./Bisnis/Muhammad Khadafi
President Director & CEO PT Trans Retail Indonesia Shafie Shamsuddin (tengah) dan Direktur Consumer Banking Bank Mega Diza Larentie (tengah) mempraktikan teknologi nirkabel Transmart Mega Card secara simbolis didampingi oleh Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman di Jakarta, Kamis (14/3/2019)./Bisnis/Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mega Tbk berencana meluncurkan produk dompet elektronik yang menggunakan teknologi kode respons cepat atau quick response (QR) code.

Direktur Consumer Banking Bank Mega Diza Larentie mengatakan bahwa rencana tersebut akan direalisasikan pada kuartal II/2019 mendatang.

“Ini bentuknya dompet elektronik dengan sumber dana dari kartu debit dan kredit. Rencananya kami luncurkan dua tiga bulan lagi [Mei—Juni],” kata kepada Bisnis, belum lama ini.

Diza mencatat tren pemanfaatkan kanal elektronik oleh nasabah sejauh ini mengalami pertumbuhan positif. Sepanjang tahun lalu sumbangsih transaksi digital melalui ponsel pintar dan mesin electronic data capture (EDC) terhadap total transaksi naik menjadi 20%, dari sebelumnya 10% pada 2017.

Diza mengatakan bahwa transaksi digital memberikan sejumlah dampak positif bagi perusahaan. Inovasi dalam hal tersebut akan meningkatkan pengalaman nasabah. Dengan demikian akan mendorong pertumbuhan rekening baru dan akhirnya mengkerek portofolio dana pihak ketiga (DPK).

Selain itu transaksi digital juga diharapkan menjadi celah untuk meningkatkan efisiensi beban operasional perusahaan. Sepanjang tahun lalu Bank Mega mencatat rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 77,78%.

Angka tersebut membaik dibandingkan dengan 2017, yakni 81,28%. Pada tahun ini bank memproyeksikan rasio BOPO dapat kembali ditekan menjadi 76,67%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper