5 Terpopuler Finansial, Strategi LinkAja Tembus 10 Juta Pengguna dan CIMB Niaga Berharap Akses Biometrik Dibuka

Platform digital pembayaran LinkAja ditargetkan mencapai sekitar 5 juta-10 juta pengguna menjadi berita terpopuler di kanal Finansial Bisnis.com pada Selasa (9/4/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 09 April 2019  |  18:07 WIB
5 Terpopuler Finansial, Strategi LinkAja Tembus 10 Juta Pengguna dan CIMB Niaga Berharap Akses Biometrik Dibuka
Menteri BUMN Rini Sumarno menunjukkan aplikasi layanan keuangan elektronik Link Aja di gerai Link Aja dalam ajang BNI Java Jazz Festival 2019 di Jakarta, Minggu (3/3/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

1. Pengguna LinkAja Ditargetkan Tembus 10 Juta pada 2019, Ini Strateginya

Pengguna LinkAja, platform digital pembayaran milik PT Fintek Karya Nusantara ditargetkan mencapai sekitar 5 juta—10 juta sampai dengan akhir tahun ini.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan saat ini pengguna aktif LinkAja baru mencapai sekitar 2 juta—2,5 juta. Sementara itu, pengguna terdaftar sudah mencapai 25 juta.

Baca selengkapnya di sini.

2. BI Sempurnakan Aturan Operasi Pasar Terbuka

Bank Indonesia menyempurnakan ketentuan pelaksanaan Operasi Pasar Terbuka (OPT), khususnya terkait dengan mekanisme lelang OPT valuta asing.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengungkapkan aturan ini merupakan penyempurnaan mekanisme lelang OPT valuta asing bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem lelang operasi moneter valuta asing dalam mencapai tujuan Bank Indonesia untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah.

Baca selengkapnya di sini.

3. Tertinggal dari Perbankan, Pengembangan SDM Asuransi jadi Tantangan

Pengembangan sumber daya manusia di asuransi diakui masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya meningkatkan penetrasi sektor jasa tersebut.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan bila dibandingkan sektor jasa lain, terutama perbankan dan pasar modal, SDM di asuransi memang masih ketinggalan.

Baca selengkapnya di sini.

4. Pemprov Diminta Benahi Internal Bank BJB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta untuk membenahi internal Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. yang dalam beberapa tahun terakhir sering terlibat kasus kredit fiktif.

Pengamat perbankan Paul Sutaryono menilai, ada dua hal yang harus dibenahi di internal emiten bersandi saham BJBR tersebut. Pertama auditor internal, dan kedua pengawasan yang melekat.

Baca selengkapnya di sini.

5. CIMB Niaga Berharap Akses Biometrik Dibuka

PT Bank CIMB Niaga Tbk. berharap data biometrik yang terekam dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat diakses oleh perbankan khususnya untuk keperluan pembukaan rekening baru.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan bahwa secara langsung pihaknya telah meminta pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri terkait dengan hal tersebut. Dengan akses biometrik, bank tidak perlu melakukan pertemuan antar wajah sebagai pemenuhan syarat pembukaan rekening.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, asuransi, cimb niaga, bank bjb, biometrik, operasi pasar, LinkAja

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top