Pemilu 2019 : Pelaku Fintech Berharap Pemerintahan Terpilih Dorong Industri

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menggarapkan presiden dan wakil presiden terpilih dapat terus mendorong pertumbuhan industri teknologi finansial (tekfin), khususnya soal inklusi keuangan.
Wibi Pangestu Pratama | 19 April 2019 06:39 WIB
Warga memperlihatkan jarinya yang sudah dicelup tinta, usai mencoblos di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2019. - Bisnis/Wahyu Darmawan
Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menggarapkan presiden dan wakil presiden terpilih dapat terus mendorong pertumbuhan industri teknologi finansial (tekfin), khususnya soal inklusi keuangan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Aftech Tassa Nugraza Barley kepada Bisnis, Kamis (18/04/2019).
Dia menjelaskan, Aftech berharap siapapun presiden dan wakil presiden terpilih berdasarkan hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat mendorong geliat industri tekfin.
Barley menyampaikan semua program dan kebijakan pemerintah yang mendukung perkembangan industri tekfin agar terus dilanjutkan.
Dia pun menggaris bawahi bahwa pemerintah harus mendorong inklusi keuangan. Hal tersebut karena industri tekfin turut menyasar segmen masyarakat yang belum mendapatkan akses terhadap layanan keuangan konvensional.
"Program literasi harus semakin digiatkan oleh semua pihak, sehingga pemahaman masyarakat tentang tekfin semakin baik," ujar Barley kepada Bisnis.
Selain itu, menurutnya, kolaborasi industri tekfin dengan sektor keuangan konvensional diharapkan bisa semakin erat ke depannya dengan dorongan dari pemerintah. Hal tersebut dinilai dapat turut mendorong pengembangan inklusi keuangan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemilu 2019, fintech

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup