2019 Jadi Tahun Akselerasi Transformasi Digital BPD

Bank Pembangunan Daerah (BPD) didorong mengembangkan produk dan layanan, di antaranya melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi finansial (tekfin) dan e-commerce.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  13:02 WIB
2019 Jadi Tahun Akselerasi Transformasi Digital BPD
Ilustrasi. - asbanda.com

Bisnis.com, JAKARTA – Transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) memasuki fase akselerasi, tahun ini. Selain menuntaskan implementasi sistem Teknologi Informasi (TI), bank daerah akan didorong mengembangkan produk dan layanan.

Berdasarkan catata Analis Senior Deputi Komisioner Perbankan IV Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Robert Akyuwen, hanya 3 dari 27 BPD yang telah menjalin kerja sama dengan perusahan e-commerce (dagang-el) dan finansial berbasis teknologi (tekfin). Padahal, hal ini dapat meningkatkan loyalitas nasabah terdaftar dan menstimulus pertumbuhan rekening baru.

“BPD Jawa Tengah, BPD Jawa Barat [Bank BJB], dan BPD Sulselbar yang sudah kerja sama dengan tekfin. Saya berharap semakin banyak BPD yang terhubung,” katanya kepada Bisnis, Rabu (15/5/2019).

Robert melanjutkan BPD yang terganjal modal untuk masuk dalam ekosistem dagang-el dan tekfin dapat bergabung dengan BPDnet. Penyedia sistem switching yang beroperasi di bawah bendera PT Solusi Nusantara Terpadu ini diyakini dapat membantu.

“Jadi BPD itu tidak perlu berkerja sama dengan semua e-commerce. BPDnet yang akan membantu mereka terkoneksi,” jelasnya.

Saat ini, tercatat 16 BPD telah masuk dalam sistem BPDnet. Robert berharap nantinya semua bank daerah akan terintegrasi.

Tahun ini, BPDnet akan merampungkan sistem yang dapat mengintegrasikan seluruh jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Electronic Data Capture (EDC) BPD yang terdaftar. Dengan demikian, setiap anggota BPDnet dapat menggunakan layanan anggota lain.

“Teknisnya seperti Link di Bank BUMN,” ucapnya.

Robert melanjutkan nantinya, BPDnet juga akan masuk dalam program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Prosesnya tengah menunggu persetujuan Bank Indonesia (BI) dan diperkirakan dapat rampung tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpd

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top