Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

GIIAS 2019 : Multifinance Perlu Kreatif Kembangkan Skema Pembiayaan Atraktif

Pelaku jasa pembiayaan dinilai perlu mengembangkan pola pembiayaan yang atraktif guna menarik minat masyarakat. Langkah itu dinilai perlu untuk mendorong pertumbuhan pasar otomotif nasional.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  16:41 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) melihat produk terbaru mobil Toyota usai membuka GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke- 27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (18/9/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) melihat produk terbaru mobil Toyota usai membuka GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke- 27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (18/9/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, TANGERANG SELATAN – Pelaku jasa pembiayaan dinilai perlu mengembangkan pola pembiayaan yang atraktif guna menarik minat masyarakat. Langkah itu dinilai perlu untuk mendorong pertumbuhan pasar otomotif nasional.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, kehadiran lembaga jasa keuangan di sektor pembiayaan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan bermotor. Sarana tersebut, jelasnya, lebih lanjut bisa mendukung produktivitas masyarakat.

Pada akhirnya, jelas dia, hal itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.

“Saat memiliki mobil, produktivitas mereka meningkat, penghasilan ikut meningkat, dan itu tentunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wimboh kala menghadiri peresmian booth Astra Financial di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, Kamis (18/7/2019).

Oleh karena itu, Wimboh mengatakan otoritas terus aktif dalam mendorong kebijakan yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan pembiayaan dengan lebih mudah.

Di sisi lain, dia mengatakan perusahaan pembiayaan perlu menciptakan pola-pola pembiayaan yang menarik guna menarik minat masyarakat.

“Tanpa perusahaan pembiayaan, masyarakat akan sangat sulit membeli mobil atau motor. Mereka harus menabung dulu. Persoalannya, saat dana sudah terkumpul, harga kendaraan sudah naik,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, dengan ruang yang diberikan OJK, multifinance selalu berupaya untuk kreatif menawarkan pembiayaan kepada masyarakat.

Dia pun meyakini dalam ajang GIIAS 2019 ini perusahaan pembiayaan sudah menyiapkan sejumlah penawaran menarik agar bisa meningkatkan pemasaran.

“Perusahaan pembiayaan selalu harus kreatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pelaku pasti sediakan banyak paket menarik dalam ajang ini,” ujarnya kepada Bisnis.

Dengan begitu, Suwandi meyakini masih ada peluang bagi peningkatan pembiayaan kendaraan bermotor pada paruh kedua tahun ini, setelah pada semester I/2019 cukup tertekan, khususnya akibat lesunya pemasaran kendaraan roda empat.

Menurutnya, kondisi itu cukup dipengaruhi oleh perhelatan pemilihan umum pada paruh pertama tahun ini. Selain itu, jelasnya, sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk soal pajak progresif kendaraan bermotor, dinilai turut memengaruhi minat masyarakat.

“Jadi, untuk lebih mendorong industri otomotif dan juga pembiayaan, berbagai pemangku kepentingan harus membicarakan lebih lanjut jalan keluarnya,” ujar dia.

Seperti diketahui, GIIAS 2019 akan diselenggarakan pada 18 – 28 Juli 2019. Dalam pameran kendaraan bermotor bertaraf internasional itu, Astra Financial, gabungan perusahaan Grup Astra di bidang jasa keuangan, menjadi sponsor utama.

Gunawan Salim, Project Director GIIAS 2019 Astra Financial, berharap perhelatan GIIAS 2019 bisa meningkatkan kinerja pembiayaan kendaraan bermotor pada semester II/2019.

Menurutnya, masyarakat yang menunda pembelian kendaraan pada paruh pertama tahun ini bisa merelisasikannya pada ajang tersebut, terutama dengan hadirnya berbagai program dan promosi menarik.

Untuk mendorong realisasinya dan menarik minat pengunjung, Gunawan mengatakan Astra Financial telah menyiapkan sejumlah program menarik. Pada GIIAS 2019, Astra Financial menargetkan pembiayaan kendaraan hingga Rp1 triliun pada ajang tersebut.

“Harapan kami ada peningkatan, tapi untuk stabil saja sudah bagus,” kata Gunawan yang juga menjabat sebagai Chief Marketing Officer Retail Business PT Asuransi Astra Buana.

Gunawan menjelaskan, dua mutlfiinance di bawah Astra Financial, PT Federal International Finance (FIF Group) dan PT Toyota Astra Financial Services (TAF), sudah menyiapkan program bunga spesial mulai dari 0% dan kesempatan mendapatkan hadiah langsung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan kendaraan GIIAS 2019
Editor : Emanuel B. Caesario
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top