Rapat DPR Soal BPJS Berlangsung Alot

Bisnis.com, JAKARTA — Rapat dengar pendapat Komisi IX DPR berlangsung alot, bukan karena membahas isu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan seperti rencana awal, tetapi membahas tujuan rapat.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 05 November 2019  |  17:25 WIB
Rapat DPR Soal BPJS Berlangsung Alot
Rapat dengar pendapat Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan, BPJS Kesehatan, DJSN, BPOM, dan BKKBN pada Selasa (5/11/2019) di Gedung DPR, Jakarta./ - BISNIS/Wibi Pangestu Pratama
Bisnis.com, JAKARTA — Rapat dengar pendapat Komisi IX DPR berlangsung alot, bukan karena membahas isu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan seperti rencana awal, tetapi membahas tujuan rapat.
Hingga berita ini ditulis, rapat pada Selasa (5/11/2019) tersebut telah berlangsung lebih dari satu jam tetapi baru satu pihak yang memberikan paparan, yakni Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Dia menyampaikan visi misi dan program-program utama dari kementeriannya.
Setelah Terawan menyampaikan paparannya sekitar 15 menit, anggota-anggota Komisi IX DPR kemudian beradu argumen. Mereka bukan membahas atau menanggapi paparan Menkes, melainkan berdebat soal tujuan rapat tersebut.
Salah seorang anggota dewan menyampaikan bahwa rapat tersebut hanya berupa perkenalan dari anggota-anggota Komisi IX dan pihak-pihak yang diundang, yakni Menkes, BPJS Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). 
Beberapa anggota dewan menyampaikan hal senada, tetapi kemudian pernyataan-pernyataan tersebut disanggah oleh Felly Estelita Runtuwene selaku pimpinan rapat. Menurut Felly, rapat kerja tersebut harus membuahkan hasil, khususnya mengenai perkembangan penanganan defisit BPJS Kesehatan.
"Ini rapat kerja, bukan cuma perkenalan, silakan selanjutnya BKKBN menyampaikan paparan," ujar Felly di tengah rapat, Selasa (15/11/2019).
Meskipun pimpinan rapat telah menyampaikan hal tersebut, beberapa anggota dewan lainnya memberikan interupsi kemudian menyanggah, bahwa rapat tersebut hanya merupakan perkenalan. "Jadi tidak usah lama-lama, setiap pemapar diberikan batasan waktu saja," ujar salah seorang anggota dewan.
Rapat yang berlangsung mulai pukul 14.20 WIB tersebut kemudian berlanjut untuk membahas beberapa agenda utama di bidang kesehatan, seperti penanganan stunting, penyelesaian defisit BPJS Kesehatan, serta penyelesaian masalah harga obat dan minimnya penggunaan alat kesehatan produksi dalam negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs kesehatan

Editor : Anggi Oktarinda
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top