Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung melihat produk kerajinan dari bahan koran bekas saat Gebyar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Juara di lapangan Kampus IPB, Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019). - Antara
Premium

Era Suku Bunga Rendah, Terealisasi atau Hanya Janji?

14 November 2019 | 21:01 WIB
Persaingan dalam penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah bakal semakin ketat seiring dengan penurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat menjadi 6%. Hal itu diharapkan akan mendorong penurunan bunga pada segmen lainnya.

Bisnis.com, JAKARTA - Persaingan dalam penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah bakal semakin ketat seiring dengan penurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat menjadi 6%. Hal itu diharapkan akan mendorong penurunan bunga pada segmen lainnya.

Namun, masih terbatasnya likuiditas serta ketatnya kompetisi penghimpunan dana murah (current account saving account/CASA) menjadi faktor penghambat bank-bank ikut kompetisi suku bunga kredit tersebut.

Sebagai informasi, pemerintah memutuskan untuk memangkas suku bunga KUR dari 7% sebagaimana berlaku pada tahun ini menjadi 6% pada tahun depan.

Penurunan ini disinyalir menjadi pendorong kuat pelaku industri perbankan untuk meningkatkan daya saingnya, mengingat pemerintah mengalokasikan subsidi bunga sebesar Rp190 triliun untuk proyek ini.

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menyampaikan upaya pemerintah baik untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM serta mendorong pelaku industri perbankan untuk lebih kompetitif lagi dalam penyaluran kredit UMKM non subsidinya.

Namun, dia menyampaikan masalah likuiditas masih akan menjadi kendala besar bagi masing-masing bank untuk menjawab tantangan penurunan suku bunga kredit tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top