Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan bank memperlihatkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Premium

Bisnis Remitansi Masih Jadi Rebutan Bank

19 Desember 2019 | 18:45 WIB
Tetapi, perbankan mesti menghadapi berbagai tantangan yang mengadang agar nasabah remitansi tak banyak berpaling menggunakan jasa dompet digital perusahaan teknologi finansial (tekfin) pada masa mendatang.

Bisnis.com, JAKARTA — Pelaku industri perbankan masih memiliki peluang meningkatkan pendapatan dari layanan transaksi keuangan luar negeri atau remitansi pada 2020, meski menghadapi tantangan dari keberadaan perusahaan teknologi finansial.

Berdasarkan hasil riset lembaga UniTeller yang dikutip Bisnis, hingga kuartal II/2019, ada 73 persen penerima dana remitansi di Indonesia yang menerima kiriman uang saudaranya di luar negeri melalui layanan transfer perbankan. Sementara itu, 42 persen responden sudah menerima kiriman uang melalui dompet digital.

Meskipun masih mendominasi, tetapi pengiriman remitansi via dompet digital tak dapat dikesampingkan keberadaannya. Apalagi, bisnis remitansi tercatat masih memiliki peluang untuk tumbuh pada 2020 dan seterusnya.

Peluang ini terlihat dari adanya kenaikan nilai dana remitansi yang dikirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI) per kuartal III/2019. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan nilai remitansi TKI mencapai 4,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi US$2,88 miliar.

Komunitas TKI yang gemar memainkan angklung mempersiapkan diri sebelum tampil bersama rekan pekerja mereka dari Filipina di panggung hiburan di kawasan Central, Hong Kong, Minggu (3/3/2019)./ANTARA FOTO-M. Irfan Ilmie

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top