Pacu Penyaluran Kredit Usaha Kecil, OCBC NISP Gandeng Fintech

Bank OCBC NISP ingin memanfaatkan potensi perusahaan rintisan dalam memberikan nilai transformatif untuk pelaku sektor UMKM.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  14:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk. menandatangani kerja sama penyaluran kredit dengan salah satu perusahaan rintisan di bidang teknologi finansial PT Simplefi Teknologi Indonesia (AwanTunai). 

Langkah ini merupakan wujud OCBC NISP untuk mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui program digital partnership.

Direktur Bank OCBC NISP Thomas Low menyebutkan perseroan sedang berupaya meningkatkan kontribusi terhadap usaha mikro di Indonesia, khususnya dengan pemanfaatan digital.

“Bank OCBC NISP menyadari bahwa UMKM memiliki kontribusi besar dan krusial bagi perekonomian Indonesia. Untuk itu, diperlukan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari pelaku industri keuangan untuk membantu tumbuh berkembang dengan memanfaatkan perkembangan digital," katanya seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (14/2/2020).

Melalui strategi ini, Thomas menyampaikan Bank OCBC NISP ingin memanfaatkan potensi perusahaan rintisan dalam memberikan nilai transformatif untuk pelaku sektor UMKM.

Perseroan juga akan membimbing start-up dalam memberikan fasilitas pembiayaan yang berkualitas untuk disalurkan kepada pelaku usaha UMKM dalam bentuk supply chain financing nantinya.

Kerja sama ini pun didasari oleh komitmen yang sejalan antara Bank OCBC NISP dan AwanTunai, yakni menggerakkan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui penguatan kesehatan keuangan pelaku usaha UMKM.

Adapun, Direktur Utama AwanTunai Rama Notowidigdo memaparkan perusahaan yang dipimpinnya adalah start-up dalam teknologi finansial yang berkomitmen melakukan digitalisasi supply chain, yakni bekerja sama dengan para pedagang grosir dan distributor di sektor fast moving consumer goods (FMCG).

AwanTunai tidak memberikan modal secara tunai melainkan memberikan barang yang menjadi kebutuhan usaha mereka untuk menghindari penyalahgunaan modal.

Dengan demikian, pelaku usaha mikro dapat mengembangkan usaha secara produktif dan mampu mengelola modal serta perputaran uang.

“Sebagai pelaku usaha fintech, kami menyadari potensi penyalahgunaan teknologi. Oleh karena itu, bermitra dengan bank akan memastikan teknologi kami tidak disalahgunakan dan dapat membawa kemakmuran yang berkelanjutan pada jangka panjang untuk semua pihak,” katanya.

Sebelumnya AwanTunai juga telah mendapatkan suntikan dana dari OCBC NISP Ventura (ONV) untuk mengembangkan bisnisnya. Sebagai salah satu investee dari ONV, Bank OCBC NISP terbuka untuk melakukan sinergi dan kolaborasi untuk memberikan nilai tambah kepada AwanTunai dalam memberikan layanan kepada nasabahnya.

Sebagai informasi, emiten berkode NISP tersebut mencatatkan penyaluran kredit UKM sekitar Rp21,5 triliun per akhir tahun lalu. Outstanding ini baru mencapai 17,6 persen dari total pembiayaan senilai Rp118,6 triliun.

.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
umkm, ocbc nisp

Editor : Annisa Sulistyo Rini
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top