Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pegawai Meninggal Diduga Corona, BNI Tutup Dua Gedung

Penutupan dilakukan setelah satu pegawai di gedung BNI Kramat dinyatakan meninggal dunia akibat sakit.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  09:44 WIB
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang milik PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yang ada di Jakarta, Senin (25/2). Bisnis - Nurul Hidayat
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang milik PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yang ada di Jakarta, Senin (25/2). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT BNI (Persero) Tbk. menutup gedung BNI Kramat dan Gedoeng BNI Jakarta Kota lantaran sedang dilakukan proses sanitasi penanganan virus corona atau Covid-19.  

Penutupan dilakukan setelah satu pegawai di gedung BNI Kramat dinyatakan meninggal dunia akibat sakit. Penyebab kematiannya masih sedang diperiksa oleh petugas kesehatan yang berwenang, dan belum diketahui penyebabnya, termasuk kemungkinan terjangkit oleh Covid-19.

Sementara itu, penutupan Gedoeng BNI Jakarta Kota dilakukan karena satu pegawai yang suspect virus corona. Saat ini pegawai tersebut sedang dalam perawatan di rumah sakit.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati mengatakan perseroan terus memantau perkembangan pegawai yang tengah dirawat di rumah sakit. Para pegawai yang sakit tersebut berada pada status yang berlainan, yaitu 1 orang Suspect virus corona dan satu orang berstatus pasien virus corona.

Soal kematian pegawai, BNI mengaku masih akan menunggu hasil valid.

"Kami tidak dapat berandai-andai terkait penyebab kematian seseorang. Informasi yang valid mengenai penyebab kematiannya ada pada pihak yang berwenang," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi, BNI telah melaksanakan langkah-langkah peningkatan sanitasi gedung di lokasi yang menjadi tempat kedua pegawai tersebut bekerja sehari-hari. Program peningkatan sanitasi lingkungan kerja tersebut merupakan langkah-langkah penanganan virus corona yang telah dimulai di beberapa kantor BNI dalam seminggu terakhir ini.

Salah satunya adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan yang dapat menurunkan tingkat penyebaran Covid-19.

"Dan selama proses sanitasi tersebut dilaksanakan, kantor BNI yang bersangkutan kami tutup sementara, dan operasional pelayanan kepada masyarakat kami alihkan ke kantor-kantor cabang terdekat," sebutnya.

BNI juga terus menjalankan proses menekan penyebaran virus Corona dengan berbagai cara di kantor-kantor cabang. Hal itu dilakukan antara lain dengan pengukuran suhu tubuh setiap akan memasuki kantor cabang BNI dan menyebar Hand Sanitizer di banyak lokasi di sekitar lokasi banking hall.

"Termasuk dengan mendukung program pemerintah melalui social distancing, yaitu dengan melakukan penyesuaian sistem kerja termasuk diantaranya melalui kerja dari rumah. Langkah ini kami laksanakan bukan hanya untuk melindungi pegawai, tetapi juga melindungi nasabah, serta secara optimal tetap memberikan pelayanan kepada nasabah," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top