Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mandiri Syariah Imbau Pelunasan Biaya Haji melalui Layanan Digital

Mandiri Syariah Mobile atau Net Banking nasabah dapat dengan mudah dan nyaman melakukan pelunasan BPIH kapan saja dan dimana saja tanpa harus keluar rumah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  11:54 WIB
Nasabah melakukan transaksi perbankan di anjungan tunai mandiri Bank Mandiri Syariah, Jakarta, Minggu (24/2/2020). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Nasabah melakukan transaksi perbankan di anjungan tunai mandiri Bank Mandiri Syariah, Jakarta, Minggu (24/2/2020). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mengimbau nasabah untuk melakukan pelunasan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) melalui layanan digital sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pelunasan dapat dilakukan melalui layanan Mandiri Syariah Mobile dan Net Banking.

Direktur Mandiri Syariah Anton Sukarna mengatakan imbauan tersebut juga termasuk dukungan atas pesan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dengan mengurangi aktivitas masyarakat di luar rumah.

"Keselamatan dan kesehatan nasabah adalah prioritas kami. Untuk melindungi hal tersebut, kami menyiapkan platform layanan digital bagi nasabah untuk melakukan pelunasan BPIH. Melalui Mandiri Syariah Mobile atau Net Banking nasabah dapat dengan mudah dan nyaman melakukan pelunasan BPIH kapan saja dan dimana saja tanpa harus keluar rumah," kata Anton dikutip dari keterangan resmi, Rabu (25/3/2020).

Anton menuturkan perseroan saat ini gencar mensosialisasikan imbauan tersebut melalui berbagai cara, di antaranya menelepon langsung ke nasabah, penayangan tata cara pelunasan di sosial media, penyebaran informasi melalui whatsap, dan lainnya.

“Alhamdullilah sejak masa pelunasan BPIH tahap I dimulai yaitu tanggal 19 Maret lalu, nasabah yang sudah melakukan pelunasan hampir mencapai 23 ribu nasabah atau sebesar 28,18 persen dari total 80.000 nasabah yang berhak lunas tahun ini,” jelas Anton.

Anton mengakui dari 23.000 nasabah baru sebagian kecilnya yang melakukan pelunasan melalui layanan digital. "Angkanya kurang dari 5 persen. Untuk itu kami akan terus berupaya mendorong nasabah untuk mengoptimalkan layanan digital," katanya.

Adapun bagi nasabah yang tetap ingin melakukan pelunasan di Kantor Cabang, Mandiri Syariah telah melaksanakan protokol pencegahan penyebaran virus Covid-19 diantaranya pengukuran suhu tubuh, penyediakan masker dan hand sanitizer, desinfektan di lingkungan Mandiri Syariah, pengaturan nasabah dengan nomor antrian untuk mengurangi kerumunan di dalam area banking hall, dan lainnya.

Anton menambahkan, selain pelunasan BPIH, superaps Mandiri Syariah Mobile dapat digunakan untuk pembukaan rekening online, transaksi keuangan dengan berbagai ecommerce, pembayaran zakat, sedekah, wakaf, kurban hingga akikah dan berbagai fitur Islami lainnya seperti jadwal sholat, juga informasi arah kiblat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji mandiri syariah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top