Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Indonesia Eximbank - Bisnis
Premium

Indonesia Eximbank, Gembos Mesin Kredit Lapangan Banteng

28 April 2020 | 06:37 WIB
BUMN di bawah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Indonesia Eximbank, merupakan special mission vehicle (SMV) pendorong ekspor. Mencatatkan lonjakan kredit bermasalah bruto menjadi 23,39 persen pada tahun lalu.

Bisnis.com, JAKARTA – Laporan keuangan diaudit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatkan rasio kredit bermasalah (non performing finance/NPF) bruto sebesar 23,39 persen pada 2019. Melonjak 9,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 13,73 persen.

Sementara itu, jika dikurangi pencadangan yang telah dibentuk maka kredit bermasalah bersih (NPF Neto), LPEI mencatat total kredit bermasalah yang harus ditangani mencapai 13,96 persen dari total kredit Rp97,8 triliun. Angka ini memburuk 3,65 persen dibandingkan 31 Desember 2018 dimana NPF neto mencapai 10,31 persen.

Pada surat edaran OJK No. 47/SEOJK.05/2016 disebutkan NPF adalah piutang pembiayaan yang terdiri atas piutang pembiayaan dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet. Berdasarkan POJK No. 40/POJK.05/2015 tentang Pembinaan dan Pengawasan LPEI, Pasal 14 ayat (2) menyebutkan LPEI dilarang memiliki pembiayaan dengan kategori kualitas pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing (NPF)) setelahdikurangi cadangan penyisihan penghapusan, lebih dari 5 persen dari total pembiayaan.

Dalam laporan keuangan yang diaudit mitra Ernst & Young di Indonesia, Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja, rincian pembiayaan yang disalurkan oleh LPEI yaitu sebesar Rp81,04 triliun untuk konvensional dan Rp15,99 triliun untuk pembiayaan syariah. Total pembiayaan ini menyusut 11,28 persen dari capaian periode sebelumnya sebesar Rp107,98 triliun.

Total pembiayaan yang disalurkan diperhitungkan ini mengecualikan penugasan khusus pemerintah yang dijamin APBN.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top