Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Warga melintasi karangan bunga di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (3/6/2020). Karangan bunga tersebut berasal dari korban terdampak kasus asuransi Jiwasraya yang mengharapkan lembaga terkait untuk memberikan keadilan bagi mereka. - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Premium

Pekerjaan Rumah Besar Industri Asuransi Nasional

30 Juni 2020 | 14:56 WIB
Berbagai skandal yang membelit sejumlah perusahaan asuransi nasional menjadi tantangan tambahan bagi industri ini dalam bertumbuh. Apa yang harus dilakukan?

Bisnis.com, JAKARTA — Salah satu perbedaan yang dirasakan kebanyakan orang sejak datangnya pandemi Covid-19 adalah meningkatnya kepekaan terhadap isu-isu hangat.

Bagi Lina (23), seorang karyawan perusahaan e-comerce asal Jakarta, kebiasaan bekerja dari rumah (Work from Home/WFH) membuatnya lebih sering baca artikel dan menonton program berita di televisi maupun internet.

Apesnya, serupa pisau bermata dua, kondisi itu belakangan juga bikin pikirannya terbang ke mana-mana. Misalnya, ketika sudah bicara soal kasus korupsi yang membelit PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

“Dulu kalau denger korupsi gitu ya udah sih, biasa. Tapi [soal Jiwasraya] tiba-tiba kepikiran, gimana ya kira-kira kalau di perusahaan asuransi lain juga ada kasus begitu,” tuturnya kepada Bisnis, Senin (29/6/2020).

Skandal korupsi yang membelit Jiwasraya belakangan memang jadi bahan diskusi di mana-mana. Nilai kerugian negara akibat kasus tersebut, yang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditaksir menyentuh Rp16,8 triliun, membuat siapa saja bergidik.

Tak cuma Lina, Harits (26), warga Kemang Timur, Jakarta Selatan yang saban hari bekerja sebagai pengusaha kuliner juga makin was-was. Sejak mencuatnya kasus Jiwasraya, dia mengaku lebih sering skeptis jika ada perusahaan asuransi yang menawarkan program promosi, entah melalui telepon maupun surat elektronik.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top