Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Chief Executive Officer Jouska Aakar Abyasa Fidzuno. - Bisnis/Dedi Gunawan
Premium

Janji Jouska untuk Kelas Menengah

23 Juli 2020 | 19:13 WIB
Sebelum polemik mengenai praktik bisnis Jouska mengemuka, perusahaan rintisan atau startup ini pernah menyatakan ambisinya untuk membantu dan mengembangkan bisnis bagi segmen pasar kelas menengah.

Bisnis.com, JAKARTA – Sebelum kasus pelaporan kliennya yang merasa dirugikan merebak di publik, Jouska sempat muncul sebagai salah satu perusahaan rintisan (startup) yang mencuri perhatian.  

Maklum, Jouska Indonesia yang berdiri mulai 2013 tersebut berambisi besar menyediakan layanan untuk kelas menengah yang disebut kerap menjadi korban kasus investasi bodong.

Ambisi itu diungkapkan CEO Jouska Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno dalam wawancara dengan Harian Bisnis Indonesia pada April 2019.

Aakar menuturkan Jouska mulai beroperasi efektif pada 27 Oktober 2015. Dia mengaku sebelumnya tidak memiliki jaringan di Jakarta.

Untuk mengatasi urusan jejaring, pria kelahiran Banyuwangi itu memilki asisten yang bertugas menghubungi beberapa financial planner. Untuk gelombang awal, Jouska memiliki lima penulis buku dan sudah terkemuka sebagai perencana keuangan.

Dalam 6 bulan pertama, Jouska harus menentukan produk dan layanan. Aakar menyebut financial planner existing yang pernah dijalaninya memiliki jarak yang jauh dengan pasar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top