Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Turunnya Dana Bank Kecil Bukan Akibat Covid-19? Ini Penjelasan Ekonom

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, dana pihak ketiga (DPK) di kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) I anjlok 3,44% pada Mei 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi ketika kelompok bank memengah daan besar justru mencatatkan kinerja positif.
Karyawan merapikan uang di cash center Bank BNI, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan merapikan uang di cash center Bank BNI, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom PT Bank Permata Tbk. Josua Pardede menilai pertumbuhan dana pihak ketiga pada kelompok bank-bank bermodal kecil bukan diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, dana pihak ketiga (DPK) di kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) I anjlok 3,44% pada Mei 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi ketika kelompok bank memengah daan besar justru mencatatkan kinerja positif.

Dana simpanan masyarakat yang dihimpun oleh bank BUKU II dan BUKU IV menopang pertumbuhan secara industri yang naik sebesar 8,87% pada Mei 2020. Pertumbuhan DPK BUKU II tercatat sebesar 7,95%, BUKU III tumbuh 4,75%, dan BUKU IV tumbuh 11,34% selama Mei 2020.

Joshua menuturkan, penurunan pertumbuhan DPK BUKU I ini terjadi bukan hanya dalam empat bulan terakhir selama pandemi Covid-19, tapi juga sejak tahun lalu. "Bank BUKU I perlu waspada, seiring tren penurunan tingkat DPK sejak Agustus 2019," katanya kepada Bisnis, Rabu (22/7/2020).

Meskipun demikian, menurutnya, penurunan dana simpanan BUKU I ini belum berdampak signifikan terhadap likuiditas industri perbankan secara umum. Pasalnya, proporsi dari DPK dari bank BUKU I hanya sebesar kurang lebih 0,5% dari total DPK bank umum.

"Di jangka menengah, perlu dipertimbangkan adanya penggabungan bank-bank kecil dengan bank lainnya, agar kapasitas dari bank-bank tersebut meningkat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper