Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Semester I/2020, Laba Bank Fama Capai Rp11,75 Miliar

Dalam publikasi laporan keuangan di Harian Bisnis Indonesia hari ini (24/8/2020), perolehan laba Bank Fama sebesar Rp11,75 miliar padaa semester I/2020 tumbuh 802,23 persen dibandingkan dengan laba bersih periode yang sama tahun 2019 senilai Rp1,30 miliar.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  11:11 WIB
Ilustrasi Bank - Istimewa
Ilustrasi Bank - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Fama International mencetak laba bersih senilai Rp11,75 miliar pada semester I/2020.

Dalam publikasi laporan keuangan di Harian Bisnis Indonesia hari ini (24/8/2020), perolehan itu tumbuh 802,23 persen dibandingkan dengan laba bersih periode yang sama tahun 2019 senilai Rp1,30 miliar.

Perolehan laba bersih didorong pendapatan bunga bersih perseroan mencapai Rp24,47 miliar atau turun 2,82 persen secara year on year. Sementara itu, beban operasional selain bunga bersih turun 62,32 persen yoy, dari Rp23,55 miliar menjadi Rp8,87 miliar.

Hal ini antara lain karena adanya pemulihan atas cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp1,04 miliar. Selain itu, kerugian penurunan nilai aset keuangan turun dari Rp71,52 miliar menjadi sebesar Rp8,05 miliar. Dari situ, laba operasional mencapai Rp15,59 miliar.

Dari sisi intermediasi, kredit yang disalurkan Bank Fama pada paruh pertama tahun ini mencapai Rp841,04 miliar, tumbuh 4,13 persen secara year on year.

Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perseroan mencapai Rp1,05 triliun atau naik 9,49 persen yoy. Kenaikan DPK berasal dari pertumbuhan jenis giro sebesar 38,76 persen yoy menjadi Rp156,71 miliar, diikuti jenis simpanan berjangka sebesar 6,41 persen yoy menjadi Rp861,61 miliar. Sedangkan jenis tabungan turun 13,24 persen yoy menjadi Rp30,99 miliar.

Total aset Bank Fama tercatat mencapai Rp1,38 triliun per 30 Juni 2020, tumbuh 8,75 persen yoy.

Rasio cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) tercatat naik dari 0,73 persen menjadi 1,08 persen. Rasio-rasio lainnya seperti kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross tercatat naik dari 4,85 persen menjadi 5,76 persen.

Return on equity (ROE) tercatat 8,52 persen. Bank Fama memperoleh margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) sebesar 3,79 persen.

Rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasi (BOPO) sebesar 78,99 persen. Sementara itu, rasio total pembiayaan terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) menurun dari 84,28 persen menjadi 80,15 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kinerja bank
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top