Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin berfoto bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta - Antara / Puspa Perwitasari.
Premium

Istana Presiden Berburu Bos Pengelola Dana BPJS Rp555 Triliun. Apa Kriterianya?

24 September 2020 | 18:47 WIB
Presiden Joko Widodo menerbitkan dua keputusan presiden untuk menjaring calon bos BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Yang terpilih bakal ditugaskan mengurus dana masyarakat minimal Rp555 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA – Dua surat keputusan (Keppres) diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo untuk berburu bos baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Surat pertama bernomor 97/P Tahun 2020 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Dewan Direksi BPJS Kesehatan.

Surat keputusan kedua bernomor 98/P 2020 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam dua keputusan ini, Presiden menetapkan perlakuan berbeda. Dalam seleksi Direktur dan Pengawas BPJS Kesehatan, panitia seleksi dipimpin orang Kementerian Keuangan. Dalam pos ini ditetapkan Suminto, Staf Ahli Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai Ketua. Unsur teknis yakni Kementerian Kesehatan ditempatkan sebagai wakil ketua yayng diwakili Daniel Tjen. Staf Khusus Menteri Kesehatan.

Sedangkan dalam Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan, unsur kementerian teknis, Kementerian Ketenagakerjaan memimpin.

Haiyani Rumondang, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menjadi Ketua Panitia Seleksi. Kementerian Keuangan menempatkan Sekretaris Jenderal Hadiyanto sebagai Wakil Ketua.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top