Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja menuntut penghapusan sistem outsourcing yang diangap merugikan pekerja atau buruh serta mendesak Revisi pada UU No. 3 tahun 1992 tentang Jamsostek. - Antara  / Fanny Octavianus
Premium

Historia Bisnis: Serikat Pekerja Lambat Tumbuh di Bank Swasta

24 September 2020 | 11:57 WIB
Jumlah serikat pekerja di perbankan mulanya hanya satu dari 75 perusahaan yang ada.

Bisnis.com, JAKARTA - Serikat pekerja berfungsi sebagai sarana komunikasi manajemen dengan perusahaan. Idealnya setiap perusahaan dengan karyawan di atas 10 orang memiliki serikat pekerja. 

Hak untuk pembentukan kelompok aspirasi ini sendiri dinaungi oleh Undang-undang No. 5 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh. 

Namun, sebelum beleid ini muncul, terdapat keengganan pembentukan serikat terutama di perbankan. 

Bisnis Indonesia edisi 24 September 1990 menggambarkan bagaimana kondisi serikat pekerja pada era itu. Dalam laporan dengan judul "Bank Swasta Nasional Dinilai Enggan Dirikan SPSI di Perusahaannya" disebutkan baru sedikitnya perusahaan yang memiliki serikat pekerja. 

Tercatat, dari 75 bank swasta nasional yang berdiri kala itu, hanya satu perusahaan yang memiliki serikat pekerja. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top