Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr
Premium

Makin Akur, Fintech P2P Lending Jembatani Bank dengan Pelaku UMKM

29 September 2020 | 15:00 WIB
Beberapa bank menggandeng peer-to-peer lending untuk menyalurkan kredit, khususnya ke segmen UMKM. Apa alasannya?

Bisnis.com, JAKARTA - Teknologi finansial peer-to-peer lending (fintech lending) nyatanya mampu menjadi jembatan perbankan konvensional menyalurkan dana segar bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang unbankable atau underserved.

PT Investree Radhika Jaya (Investree) bahkan menjadi salah satu fintech lending yang dipercaya PT Bank Mandiri (Persero)Tbk., mengoptimalkan penyaluran dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengungkap bahwa pihaknya ikut berkontribusi dalam penyaluran PEN ini pada periode Juli hingga September 2020 lewat mekanisme channeling.

Dengan kata lain, Bank Mandiri akan berperan sebagai pemberi pinjaman (lender) institusi, yang dapat menentukan sendiri para UMKM yang layak menerima dana PEN melalui platform Investree.

"Sementara ini belum ada fintech lending lain yang menyalurkan PEN. Kami menyalurkan dari Bank Mandiri selaku pendana, sementara Investree menyediakan data UMKM yang potensial, sehingga penyaluran dana PEN benar-benar tepat sasaran dan UMKM memperoleh dana PEN dengan cepat," jelasnya kepada Bisnis, Selasa (29/4/2020).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) ini pun menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu langkah pemanfaatan kelebihan fintech lending.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top