Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan membersihkan logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Jumat (10/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Bunga LPS Terendah, Kemana Purbaya Dorong Bisnis BPR dan Bank Kecil?

01 Oktober 2020 | 13:30 WIB
Turunnya bunga penjaminan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) menjadi 5 persen pada akhir September 2020 dan deflasi yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik, menjadi babak penentuan bagi keselamatan bank kecil dan bank perkreditan rakyat.

Bisnis.com, JAKARTA – Baru sepekan dilantik, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa memangkas suku bunga penjaminan ke level terendah sepanjang sejarah.

Dalam pengumuman LPS pada Selasa (29/9/2020), suku bunga penjaminan bank umum diturunkan 25 bps menjadi 5 persen untuk simpanan rupiah dan 1,25 persen untuk simpanan valas. Sementara itu, LPS rate untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dipangkas menjadi 7,5 persen.

Purbaya sendiri adalah wajah baru di LPS. Ia dilantik menggantikan Halim Alamsyah pada Rabu (24/9/2020) pekan lalu.

Sedangkan Level LPS rate baru tersebut tercatat menjadi yang terendah sejak lembaga penjaminan tabungan itu didirikan pada 2004. Level terendah sebelumnya adalah 5,25 persen yang ditetapkan sejak akhir Juli 2020.

LPS menyebutkan pemangkasan bunga penjaminan lebih sebagai respon. LPS menangkap terdapat tren penurunan suku bunga simpanan di perbankan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top