Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Logo PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). - Istimewa
Premium

Historia Bisnis : Target Besar untuk SMF

12 Januari 2021 | 15:39 WIB
Asuransi milik negara seperti Taspen hingga Jamsostek diminta turun tangan mendukung pembiayaan SMF.

Bisnis.com, JAKARTA - Sulitnya lembaga perbankkan menyediakan fasilitas kredit kepemilikan rumah yang cukup bagi masyarakat menengah ke bawah membuat pemerintah memutuskan membentuk lembaga pembiayaan perumahan atau secondary mortgage facility (SMF)

Rencana pemebentukan lembaga khusus ini diharapkan mengatasi permasalahan perbankan yang menggunakan dana mahal dan jangka pendek dalam proyek perumahan.

Langkah mengatasi gap ini menjadi laporan Bisnis Indonesia edisi 12 Januari 2005 tentang pembentukan secondary mortgage facility dengan judul 'BUMN Asuransi agar Danai SMF."

Dalam edisi 15 tahun lalu itu, Menteri Negara BUMN Sugiharto meminta agar BUMN seperti PT Jamsostek, Taspen, dan Askes (sekarang BPJS Kesehatan) mengarahkan alokasi investasi dan penempatan dananya pada lembaga pembiayaan perumahan (secondary mortgage facility/SMF).

Menurut dia, pembangunan perumahan bagi rakyat yang notabenenya adalah para pekerja adalah bagian dari tanggung jawab lembaga penghimpunan dana kesejahteraan para pekerja.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top