Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Nasabah bertransaksi di banking hall Bank Permata, di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Lihat Foto
Premium

Teka-teki Rights Issue Jumbo Bank Permata (BNLI)

Pemegang saham Bank Permata menyetujui melaksanakan HMETD saham seri B sebanyak-banyaknya 88 miliar lembar saham.
Azizah Nur Alfi & Anggara Pernando
Azizah Nur Alfi & Anggara Pernando - Bisnis.com
30 April 2021 | 12:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Permata Tbk. (BNLI) pada 27 April 2021 lalu memutuskan menyetujui penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 88 miliar lembar saham melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). 

Manajemen belum menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal melalui mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue ini, meski begitu dengan mengacu harga saham BNLI pada penutupan perdagangan Kamis, (29/4/2021) senilai Rp2.130, maka aksi ini jika terserap sepenuhnya akan menghasilkan tambahan modal Rp203,28 triliun. Sebuah rencana sangat jumbo. 

Dengan ekuitas BNLI per akhir 2020 sebesar Rp35,07 triliun, dan saham yang diterbitkan 28,04 miliar lembar, maka nilai buku  BNLI adalah Rp1.251 per lembar. 

Dengan menggunakan estimasi nilai buku sebagai harga pelaksanaan HMETD pun, aksi ini diperkirakan mengumpulkan dana segar Rp110,05 triliun. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top