Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggota AAJI Bayar Klaim Covid-19 Rp3,74 Triliun hingga Juni 2021

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan pembayaran klaim tersebut menunjukkan komitmen asuransi jiwa untuk membayarkan manfaat asuransi kepada nasabah.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 09 September 2021  |  18:14 WIB
Anggota AAJI Bayar Klaim Covid-19 Rp3,74 Triliun hingga Juni 2021
Karyawan berkomunikasi didekat logo beberapa perusahaan asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, Selasa (15/1/2020). Bisnis - Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat realisasi pembayaran klaim terkait Covid-19 oleh 60 perusahaan anggotanya sampai dengan Juni 2021 mencapai Rp3,74 triliun.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan pembayaran klaim tersebut menunjukkan komitmen perusahan asuransi jiwa untuk membayarkan manfaat asuransi kepada nasabah.

"Industri asuransi jiwa turut menanggung klaim Covid-19 sampai dengan Juni 2021 capai Rp3,74 triliun," ujar Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon dalam media gathering Peluncuran Transformasi Brand AAJI secara virtual, Kamis (9/9/2021).

Menurut Budi, nilai klaim terkait Covid-19 tersebut berpotensi masih akan terus meningkat seiring masih meningkatnya kasus Covid-19.

"Selama Covid-19 masih ada, masyarakat kita terkena Covid-19, maka nilai klaim tersebut akan naik lagi. Selama itu ada, anggota kami menjaga komitmen janjinya," katanya.

Sementara itu, komitmen industri asuransi jiwa membayar klaim dan memberi manfaat kepada nasabah dalam 3 tahun terakhir rata-rata mencapai Rp148,52 triliun. Jumlah uang pertanggungan yang diberikan industri asuransi jiwa dalam 3 tahun terakhir mencapai Rp4.326,22 triliun.

Dari sisi investasi, AAJI mencatat investasi dana kelolaan industri asuransi jiwa rata-rata mencapai Rp112 triliun dalam 3 tahun terakhir ini. Penempatan investasi dana kelolaan tersebut dalam bentuk obligasi, sukuk, surat dan berharga negara.

Selain itu, Budi menyebut bahwa industri asuransi jiwa juga turut menjaga stabilitas pasar modal Indonesia lewat besarnya investasi di instrumen saham dan rekas dana. AAJI mencatat rata-rata nilai investasi industri asuransi jiwa di pasar modal mencapai Rp319 triliun dalam 3 tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi aaji asuransi jiwa klaim asuransi
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top