Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bos Mandiri (BMRI) Buka-bukaan Soal Potensi Akuisisi Bank

Bank Mandiri telah memiliki kapabilitas sebagai bank digital, sehingga langkah untuk mengakuisisi bank lain ditentukan oleh perkembangan transformasi BMRI.
Peluncuran Livin' by Mandiri dan Kopra by Mandiri/Istimewa
Peluncuran Livin' by Mandiri dan Kopra by Mandiri/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyatakan bahwa langkah untuk mengakuisisi bank sebagai upaya menyambut era digital banking akan dipengaruhi oleh perkembangan layanan digital yang sudah dirilis perseroan.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan perseroan telah memiliki kapabilitas sebagai bank digital, sehingga langkah untuk mengakuisisi bank lain ditentukan oleh perkembangan transformasi BMRI.

“Dan apakah akan juga melakukan inorganic growth melalui M&A [merger dan akuisisi], rasanya sekarang kami melihat dulu perkembangan dari transformasi digital yang sudah kami lakukan,” ujarnya dalam paparan kinerja BMRI kuartal III/2021, Kamis (29/10/2021).

Darmawan menyatakan Bank Mandiri telah melakukan transformasi digital layanan ritel dan wholesale, lewat peluncuran super app Livin’ serta Kopra by Mandiri.

Dia menambahkan aplikasi New Livin’ yang dirilis pada awal Oktober 2021 telah diunduh oleh 1,5 juta orang hingga pekan terakhir bulan ini. Transaksi melalui aplikasi ini melesat hingga 62,5 persen secara tahunan (yoy), tembus 696,2 juta transaksi dengan nilai Rp1.152,5 triliun per akhir September 2021 atau tumbuh 55,8 persen yoy.

Sementara itu, sampai dengan akhir September 2021 atau year-to-date (YTD) transaksi wholesale channel Bank Mandiri mencatatkan sebanyak 168 juta transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp9.477 triliun.

“Jadi, nanti kami akan lihat bagaiman game plan Bank Mandiri ke depan. Saat ini, kami akan terus optimalkan dulu transformasi digital yang sudah kami launching pada 2 Oktober lalu,” kata Darmawan.

Direktur Keuangan & Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo, dalam paparan publik pada September 2021, mengatakan akan memperkuat kapabilitasnya dalam menyambut era layanan bank berbasis digital, salah satunya membuka peluang lewat akuisisi bank digital.

Dia menilai dengan membangun kapabilitas layanan digital, Bank Mandiri diharapkan mampu memenuhi harapan nasabah sekaligus menarik nasabah baru.

“Di saat yang bersamaan, kami akan terus mengkaji potensi untuk terus melakukan inisiatif, misalnya, mengakuisisi atau membangun digital bank seperti halnya bank-bank lain,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut sedang dikaji secara serius oleh perseroan. Sigit mengatakan apabila sudah terdapat indikasi ke arah sana, Bank Mandiri akan segera menginformasikannya lebih lanjut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dionisio Damara
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper