Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Per Oktober 2021, LPEI Salurkan Rp2,6 triliun Penjaminan Pemerintah di 17 Sektor Strategis

LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI yang diberikan mandat untuk turut mendukung percepatan pemulihan sektor pariwisata sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 07 November 2021  |  15:20 WIB
Indonesia Eximbank - Bisnis
Indonesia Eximbank - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank mencatat realisasi program Penjaminan Pemerintah atau JAMINAH akhir Oktober 2021 telah mencapai Rp2,6 triliun untuk 17 sektor industri strategis.

Sektor tersebut a.l. otomotif, konstruksi, pertanian, jasa keuangan, perikanan, obat-obatan dan kosmetik, hotel, alas kaki serta pertambangan. Program ini juga berhasil menciptakan serapan tenaga kerja hingga 61.129 orang.

Seperti diketahui, LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI yang diberikan mandat untuk turut mendukung percepatan pemulihan sektor pariwisata sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Oleh karena itu, Pemerintah melalui PMK No.32 tahun 2021 menugaskan LPEI bersama dengan SMV lainnya yaitu PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) sebagai penjamin atas pemberian tambahan Kredit Modal Kerja yang akan disalurkan perbankan kepada para pelaku usaha korporasi.

Direktur Eksekutif LPEI Daniel James Rompas menuturkan JAMINAH ini juga diberikan kepada sektor pariwisata khususnya Horeka atau Hotel, Restoran dan Kafe.

"Coverage-nya dapat mencapai 80 persen. Program ini merupakan komitmen nyata Pemerintah untuk mendukung pemulihan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19,” paparnya seperti dikutip dalam siaran pers, Minggu (7/11/2021).

Untuk merealisasikan dukungan ke sektor pariwisata dan Horeka, LPEI membagikan sertifikat penjaminan pemerintah di Bali. LPEI memberikan sertifikat penjaminan pemerintah kepada Bank Mandiri, BNI, Permata dan BPD Bali atas nama PT Griyabali Dwipa, PT Hotel Citra Rapi, PT Sixty Six Paradise Investasi, dan CV Santrian Beach Cottages.

JAMINAH ini memberikan akses fasilitas pembiayaan senilai Rp166,1 Miliar kepada 8 hotel. Diperkirakan lebih dari 4.000 tenaga kerja akan terlibat dari program JAMINAH di sektor pariwisata khususnya Horeka.

Gubernur Bali yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata Bapak Tjok Bagus Pemayung mengapresiasi langkah LPEI dan pemerintah khususnya Kementerian Keuangan RI dalam memberikan stimulus bagi sektor Pariwisata Bali yang sangat terdampak pandemic COVID-19 selama lebih dari 1 tahun terakhir ini.

Dia berharap, program JAMINAH dapat secara nyata mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata khususnya HOREKA di Bali dan dampaknya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Bali yang mayoritasnya menjadikan sektor pariwisata sebagai sumber mata pencaharian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata kemenkeu penjaminan lpei horeka
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top