Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Holding Ultra Mikro, PNM dan BRI Bisa Berbagi Nasabah

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengungkap bahwa salah satu sinergi dengan BRI yang paling kentara, yaitu layanan perbankan untuk para mitra PNM.
Kantor PNM/pnm.co.id
Kantor PNM/pnm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Simbiosis mutualisme sesama anggota Holding BUMN Ultra Mikro mulai terasa buat perusahaan pembiayaan mikro pelat merah PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengungkap bahwa salah satu sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang paling kentara, yaitu layanan perbankan untuk para mitra PNM.

"Kami berdua sama-sama punya kantor cabang yang mencapai daerah pelosok di Indonesia. Tapi kalau misalnya cabang BRI jauh, kami juga bisa menyajikan layanan perbankan buat mitra PNM yang sekaligus nasabah BRI," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (30/11/2021).

Arief menjelaskan bahwa sinergi ini jelas turut berdampak buat BRI selaku induk dalam melakukan ekspansi nasabah. Terlebih, banyak nasabah PNM yang masih tergolong unbanked, jauh dari akses perbankan, bahkan banyak yang belum memiliki rekening sendiri.

"Gambarannya bisa dilihat dari nasabah PNM yang kami ajukan ikut program bantuan produktif usaha mikro beberapa waktu lalu bersama bank-bank Himbara [BUMN]. Dari 6 juta lebih, baru 800.000 yang sudah punya rekening bank. Jadi, sinergi ini penting sekali buat inklusi keuangan dan keberlanjutan pemberdayaan nasabah kami," tambahnya.

Sekadar informasi, PNM bukan hanya ditugaskan untuk melakukan pembiayaan saja, namun juga modal intelektual dan modal sosial kepada para nasabah yang merupakan kaum ibu pelaku usaha mikro dan ultra mikro lewat group lending.

Oleh sebab itu, Arief menjelaskan bahwa nantinya PNM pun bakal menjadi mitra strategis BRI sebagai sumber nasabah-nasabah produktif terkurasi yang telah naik kelas, atau telah membutuhkan pinjaman dengan nilai lebih besar untuk mengembangkan usaha.

Adapun, salah satu keuntungan lain yang didapatkan PNM dalam waktu dekat seiring sinergi ini, yaitu cost of fund pembiayaan yang lebih rendah dari sebelumnya. Baik dari pembiayaan bersama dengan perbankan, maupun surat utang yang diterbitkan.

"Bisa dilihat sendiri nanti di akhir tahun, bagaimana bunga penerbitan surat utang baru kami sudah lebih rendah dari sebelum-sebelumnya, karena Holding Ultra Mikro ini otomatis membuat rating PNM semakin bagus. Pada akhirnya, ini akan berpengaruh positif juga buat nasabah, terutama soal bunga yang dikenakan, ke depan akan menjadi lebih rendah," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper