BNI Sekuritas Meluncurkan ‘New BIONS’ dan Pembukaan Rekening Digital dengan Implementasi e-KYC Melalui Biometric

BNI Sekuritas (BNIS) kini hadir kembali sebagai “New BIONS” dengan inovasi user experience (UX) yang menyajikan desain user interface (UI) baru.
Halaman muka website BNI Sekuritas. Anak usaha Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat lonjakan transaksi via online dalam empat bulan terakhir. Geliat investasi dari kalangan muda turut menambah jumlah investor ritel yang saat ini mencapai 160.000. - bnisekuritas.co.id
Halaman muka website BNI Sekuritas. Anak usaha Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat lonjakan transaksi via online dalam empat bulan terakhir. Geliat investasi dari kalangan muda turut menambah jumlah investor ritel yang saat ini mencapai 160.000. - bnisekuritas.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Platform online trading PT BNI Sekuritas (BNIS), kini hadir kembali sebagai “New BIONS” dengan inovasi user experience (UX) yang menyajikan desain user interface (UI) baru, untuk memudahkan dan meningkatkan kenyamanan nasabah setia BNIS dalam berinvestasi di pasar modal.

UX/UI pada ‘New BIONS’ dirancang lebih mudah dan sistematis, disusun berdasarkan kategori produk investasi, serta memiliki penampilan yang identik untuk berbagai device baik dalam versi mobile maupun versi Web. Hal ini akan memudahkan nasabah dalam menggunakan ‘New BIONS’ di kedua platform tersebut.

“New BIONS” menawarkan varian investasi produk pasar modal yang beragam dan lengkap dalam satu platform online trading. Layanan transaksi saham dilengkapi dengan fitur chart pergerakan harga saham yang lebih komprehensif dan fitur IPO saham yang juga telah terhubung dengan sistem e-IPO Bursa Efek Indonesia, serta layanan pemesanan berbagai produk reksadana. Bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), ‘New BIONS’ merupakan satu-satunya platform online trading di Indonesia yang menyediakan layanan transaksi Efek Beragunan Asset (EBA) Ritel. Sebagai pelengkap untuk transaksi saham bagi nasabahnya, ‘New BIONS’ juga menyediakan layanan produk Gadai Saham, bekerjasama dengan PT Pegadaian.

Bersamaan dengan launching “New BIONS”, BNIS juga meluncurkan sistem registrasi pembukaan rekening efek secara digital dengan implementasi sistem e-KYC melalui biometric. Melalui registrasi pembukaan rekening secara digital dengan sistem e-KYC yang lebih komprehensif, proses onboarding di BNIS menjadi lebih cepat dan mudah.

Disamping menerapkan sistem e-KYC melalui biometric, sistem registrasi pembukaan rekening digital BNIS juga dilengkapi dengan fasilitas teknologi OCR (Optical Character Recognition), dimana data calon nasabah akan terisi secara otomatis, sesuai dengan yang tercantum dalam kartu identitas diri calon nasabah.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pengalaman investor dalam berinvestasi, BNIS telah mempersiapkan panduan penggunaan ‘New BIONS’ yang dapat diakses melalui help.bions.id maupun melalui video tutorial. Direktur Utama BNIS, Agung Prabowo, dalam penjelasan singkatnya menyampaikan “…peluncuran ‘New BIONS’ dan pembukaan rekening digital dengan implementasi e-KYC melalui biometric merupakan bukti bahwa BNI Sekuritas terus melakukan inovasi baru secara berkelanjutan…”

MENGENAI BNI SEKURITAS

PT BNI Sekuritas (“BNIS”) memiliki 2 anak perusahaan yaitu PT BNI Aset Manajemen (“BNI AM”) yang berdiri sejak tahun 2011 dan BNI Securities Pte. Ltd. (Singapore) (“BSPL”) yang telah resmi beroperasi sejak September 2021.

Dengan didukung oleh pemegang saham utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., yang merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dengan total aset sebesar IDR 965 triliun, BNIS berkomitmen dan fokus pada bisnis penjamin emisi efek, bisnis perantara pedagang efek baik saham maupun obligasi, bisnis penjualan produk reksa dana serta produk pasar modal lainnya.

Bisnis manajemen investasi dilakukan melalui anak usaha BNIS yaitu BNI Aset Manajemen, yang merupakan salah satu dari sepuluh perusahaan aset manajemen terbesar di Indonesia dengan asset under management sebesar IDR 28,8 triliun. Untuk mendukung kesuksesan BNIS dalam memasarkan dan membantu emiten menerbitkan global bond, BNIS didukung oleh BSPL.

Pada tahun 2021, BSPL turut membantu Bank BNI dalam menerbitkan obligasi global Additional Tier-1 Capital (“AT1 Global Bond”) dengan hasil perolehan modal hingga USD 600 juta. Penerbitan AT1 Global Bond BNI merupakan transaksi AT1 Global Bond pertama dari Indonesia dan berhasil menggalang permintaan mendekati USD 3 miliar dari investor global. BSPL juga telah berhasil membantu Indofood Consumer Brand Product (“ICBP”) dalam menerbitkan global bond dengan total nilai sebesar USD 1 miliar dengan permintaan dari investor global mendekati USD 3,5 miliar.

Hal ini menjadi penanda sinergi sukses diantara Grup BNI yang akan terus dilakukan untuk saling mendukung kinerja masing-masing dan di antara anak perusahaan dalam Grup BNI.

Divisi Investment Banking BNIS merupakan salah satu yang teraktif di industri pasar modal di Indonesia. Di tahun 2021, BNIS merupakan salah satu advisor M&A terdepan di Indonesia untuk sektor konstruksi dan infrastruktur. BNIS berhasil menyelesaikan divestasi 4 aset jalan tol kepada investor/operator jalan tol domestik maupun internasional, kemudian akuisisi saham minoritas di Semen Holchim (SMCB) oleh Taiheiyo Cement Jepang melalui skema rights issue (cross border M&A) dan restrukturisasi keuangan grup Waskita termasuk transaksi rights issue sehubungan dengan penambahan penyertaan modal oleh Pemerintah Indonesia ke Waskita.

Di sektor pertambangan, BNIS berhasil merampungkan penawaran umum saham PT Archi Indonesia Tbk, IPO besar pertama di Indonesia yang menggunakan e-book building, dan divestasi saham treasury PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

# Hot Topic

Rekomendasi Kami

Foto

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper