Diangkat jadi Anggota DK LPS Ex-Officio Kemenkeu, Suminto Tak Lagi Jabat Komisaris BNI

Suminto diangkat jadi anggota DK LPS ex-officio Kemenkeu, mengakhiri jabatannya sebagai komisaris BNI per 8 Oktober 2025.
Aerial foto gedung milik PT Bank Negara Indonesia yang ada di Jakarta.
Aerial foto gedung milik PT Bank Negara Indonesia yang ada di Jakarta.
Executive Brief
  • Suminto diangkat menjadi anggota Dewan Komisioner LPS ex-officio Kementerian Keuangan, sehingga mengakhiri jabatannya sebagai komisaris BNI pada 8 Oktober 2025.
  • Pengakhiran masa jabatan Suminto sebagai komisaris BNI akan dikukuhkan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) terdekat.
  • Susunan komisaris BNI kini terdiri dari Omar Sjawaldy Anwar sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen, Tedi Bharata sebagai Wakil Komisaris Utama, serta beberapa komisaris lainnya.

* Executive Brief ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melaporkan pengakhiran jabatan salah satu komisaris perseroan.

Dalam keterbukaan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/10/2025), manajemen BNI menyatakan Suminto, yang sebelumnya merupakan komisaris BBNI, diangkat menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ex-officio Kementerian Keuangan.

Dengan demikian, jabatan yang bersangkutan sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan berakhir sejak pengangkatan tersebut, yaitu pada 8 Oktober 2025. "Perseroan memperoleh informasi resmi mengenai pengangkatan dimaksud pada tanggal 9 Oktober 2025, segera setelah pengangkatan dilakukan," tulis manajemen BNI.

Lebih lanjut, pengukuhan pengakhiran masa jabatan Suminto akan dilakukan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan terdekat. Adapun, Suminto merupakan komisaris BNI yang diangkat pada RUPST perseroan pada 26 Maret tahun ini. Pada RUPST tersebut, pemegang saham BBNI juga memangkas jumlah komisaris dari 11 orang menjadi 6 orang.

Melansir situs Kemenkeu, Suminto saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Dia memperoleh gelar Ph. D in Development Economics dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang.

Suminto memulai karir di Kemenkeu pada 1996 dengan beberapa jabatan pernah diemban, dari Direktur Pembiayaan Syariah (2014-2018), Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara (2018), dan Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal (2021).

Suminto diangkat menjadi Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu pada 1 November 2022.

Adapun, dengan pengakhiran jabatan tersebut, susunan komisaris BNI menjadi sebagai berikut:

  • Komisaris Utama/Komisaris Independen: Omar Sjawaldy Anwar
  • Wakil Komisaris Utama: Tedi Bharata
  • Komisaris Independen: Vera Febyanthy
  • Komisaris Independen: Didik Junaedi Rachbini
  • Komisaris: Donny Hutabarat
Halaman
  1. 1
Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

    Berita Terbaru

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    # Hot Topic

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Rekomendasi Kami

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Foto

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro